Bekerja Sama dengan Dinas Kesehatan,Tim Penggerak PKK dan BAPPEDA, BKKBN Jatim adakan Kegiatan Kesatuan Gerak PKK dan Sosialisasi Penurunan Angka Kematian Ibu

Bekerja Sama dengan Dinas Kesehatan,Tim Penggerak PKK dan BAPPEDA, BKKBN Jatim adakan Kegiatan Kesatuan Gerak PKK dan Sosialisasi Penurunan Angka Kematian Ibu

BKKBN Jatim – Senin (09/11)- Bertempat di Bappeda Jawa TImur, BKKBN Jatim bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Tim Penggerak PKK menggelar kegiatan Pelaksanaan Kesatuan Gerak PKK-KB_KEsehatan. Peserta yang hadir kurang lebih 300 orang diantaranya Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Ketua Pokjan II dan IV serta Kader PKK Kabupaten/Kota beserta anggota Pokjan, Kader Tamu Posyandu dan Ketua SKPD Kabupaten/Kota Jawa Timur dan Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur.

DSC_0142

Acara dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Ibu Nani Sukarwo, beliau menyampaikan pesan agar angka fertilitas Provinsi Jawa Timur perlu dipantau sebaik-baiknya agar tidak meningkat dan keberhasilan Program KB harus bisa memperkecil Angka Kematian Ibu, karena selama ini Ibu Hamil kurang mendapatkan perhatian lebih dalam masa kehamilannya sehingga Angka Kematian Ibu(AKI) di Jawa TImur masih relatif tinggi terutama bahaya preeklampsia dan eklampsia perlu diperangi sejak dini. Selama 12 bulan Ibu Hamil perlu didampingi yaitu 9 bulan masa kehamilan dan 3 bulan masa nifas. Beliau juga menghimbau agar Taman Posyandu digalakkan lagi. Karena Taman Posyandu merupakan bentuk pelaksanaan dari PAUD Holistik yang berintegrasi dengan pendidikan, kesehatan yang menyangkut generasi penerusnya. Dimana umur antara 0-8 tahun adalah golden age juga harus mendapat perhatian, karena di usia itu balita dan anak-anak dalam masa tumbuh kembang dengan memperhatikan Gizi anak agar seimbang.
Acara dilanjutkan dengan Forum Group Discussion (FGD) dan sebagai salah satu narasumber adalah Ketua Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Ibu Ir. Dwi Listyawardani , M.Sc., Dip. Com menyampaikan materi tentang “Kebijakan & Strategi Program KKBPK Dalam Upaya Menurunkan AKI di Jawa Timur” . Beliau menyampaikan materi tentang Kegiatan Prioritas BKKBN untuk tahun 2016 dalam rangka menekan Angka Kematian Ibu, diantaranya Penggerakan pemantapan pelayanan KB MKJP, Pembinaan Pelestarian kesertaan ber KB, Peningkatan Informasi dan konseling kesehatan serta hak-hak reproduksi dan Pembentukan Kampung KB.
Dalam Kegiatan ini, disampaikan juga materi yang dibawakan oleh Kepala Dinas Kesehatan dr.Harsono, indikator-indikator yang menjadi Target tahun 2015 untuk menuju Masyarakat Jawa Timur Sehat dan Mandiri yaitu : Prevelansi Gizi Kurang, Angka Kematian Ibu dan Jangkauan Akses Air Bersih serta Jangkauan Akses Sanitasi Dasar.
Materi dilanjutkan dari tim Penggerak PKK Ibu Theresia Subagyo, yang mengambil tema “Melalu Kesatuan Gerak PKK – KB – Kesehatan, kita wujudkan keterpaduan dan langkah nyata dalam upaya meningkatkan Kualitas Keluarga Indonesia”.

Acara yang berlangsung 3 jam ini cukup mendapat perhatian karena Fokus utamanya adalah untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) di Jawa TImur dan harus segera ditindaklanjuti.

sumber : ADPIN Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *