BKKBN Gandeng Brimob Sukseskan Program KB

BKKBN Gandeng Brimob Sukseskan Program KB

Upaya Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim untuk menekan laju pertumbuhan penduduk kian mantap.  Pasalnya setelah melakukan MoU dengan Polda (Kepolisian Daerah) Jatim saat ini BKKBN Jatim bekerjasama dengan Brigade Mobil (Brimob).

 KEPALA BKKBN Jatim, Muhammad Is MM menyatakan, saat ini target BKKBN Jatim dalam mencapai peserta KB baru dapat dikatakan berhasil.  Dari data yg diperoleh peserta KB baru di Jatim sampai bulan September 2010 mencapai target untuk IUD 62,69 persen, medis operandi wanita 88,31 persen, medis operandi pria 109,13 persen, kondom 72,33 persen dan pil 55,71 persen.  “Jadi dari pencapaian yang ada hanya IUD,  kondom dan pil yang belum mencapai angka 100 persen,” ujarnya.  Is menjelaskan, untuk mencapai target di atas 100 persen, maka BKKBN dan Brimob Jatim bersama-sama untuk mengawal program KB agar berhasil di Jatim. “Kita akan terus berkoordinasi dengan Brimob Jatim agar pencapaian program KB di Jatim dapat terpenuhi,” tambahnya.

Selain bekerjasama dengan Brimob, BKKBN Jatim terus melakukan koordinasi dengan para stakeholder seperti PKK, Perguruan Tinggi, KORPRI, Aisyah, Fatayat dan beberapa stakeholder lainnya.  “Kita ingin terus bekerjasama dengan para stakeholder agar pencapaian program KB di Jatim dapat terlampaui,” tegasnya.

Lebih lanjut  Is mengatakan, selain pencapaian target KB, permasalahan berat yang akan dihadapi BKKBN Jatim kedepannya adalah masalah baby boom dan unmetneed.  “Dua masalah yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi BKKBN Jatim kedepannya,” terangnya.  Untuk mengatasi baby boom dan unmetneed, BKKBN Jatim akan memaksimalkan sumber daya yang ada, baik manusia (tenaga penyuluh KB lapangan (PLKB) dan sejenisnya, red) maupun prasarana yang mendukung lainnya.  “Jadi potensi inilah yang akan mengawal agar baby boom dan unmetneed tidak terjadi di Jatim dan Indonesia,” ujarnya.

Menanggapi pernyataan di atas Ketua Bhayangkari Ranting Sat Brimob Jatim, Alexandra Restu M. Budyanto mengatakan, dirinya bersama dengan rekan-rekan Bhayangkari Brimob siap mengawal program KB di Jatim.  Menurutnya, dengan kerjasama yang apik antara BKKBN dengan Bhayangkari Brimob akan membantu BKKBN dalam mencapai target yang telah ditetapkan.  “Kita akan berusaha keras untuk mensukseskan program KB agar masalah baby boom dan unmetneed tidak terjadi di Jatim,” tuturnya.

(Sumber: Bhirawa, Selasa 09 Nopember 2010)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *