BKKBN Gelar Pelayanan KB dan IVA Gratis Pada Bhakti Sosial Dalam Rangka HUT TNI ke-69

BKKBN Gelar Pelayanan KB dan IVA Gratis Pada Bhakti Sosial Dalam Rangka HUT TNI ke-69

Dalam rangka memeringati HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-69 Tahun 2014, BKKBN beserta TNI, Satuan Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB), Dharma Pertiwi, Peduli Kasih Indosiar dan Pundi Amal SCTV menggelar bhakti sosial (baksos) kesehatan yang akan dilaksanakan pada Kamis (02/10) di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) dr. Ramelan Surabaya. Kegiatan akan serentak dilaksanakan di 13 wilayah Kodam di Indonesia. Dijadwalkan, sejumlah pejabat akan hadir pada kegiatan ini. Dari BKKBN akan dihadiri oleh Sekretaris Utama, Ir. Ambar Rahayu, MNS.
Sasaran baksos kali ini adalah keluarga besar TNI AD, AL, AU dan Polri serta masyarakat umum. Disana, para keluarga besar TNI dan Polri serta masyarakat bisa mendapatkan pengobatan umum, gigi dan bedah minor, pelayanan KB serta pemeriksaan IVA dan pemeriksaan Koklea sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan perempuan di Indonesia.
Pada baksos kali ini, secara nasional sebanyak 30.000 pasien ditargetkan dan diharapkan akan memecahkan rekor MURI untuk pasien terbanyak dan dilakukan secara serentak. Beberapa target pemecahan rekor kali ini meliputi: Baksos pasien terbanyak lebih dari 12.400 orang, operasi MOP terbanyak secara serentak lebih dari 1.575 pasien, pemasangan implant terbanyak secara serentak dan pemasangan IUD secara serentak.
Selain itu, untuk target pengobatan umum dan gigi sebesar 20.000 orang, bedah minor sebesar 130 pasien, implant koklea sebanyak 5 pasien, serta pemeriksaan IVA terbanyak secara serentak lebih dari 6.000 pasien. Sebelumnya, pada tahun 2013 ada beberapa rekor MURI yang berhasil dipecahkan. Diantaranya, penyuluhan kanker serviks terbanyak sejumlah 11.000 orang, Tes IVA terbanyak dengan peserta 6.000 orang oleh Swasta.
Pada kegiatan yang rencananya dimulai pada pukul 08.00 WIB tersebut, BKKBN akan membuka beberapa pelayanan. Diantaranya, pelayanan IUD, Implan, MOP serta pemeriksaan IVA. IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) merupakan metode baru deteksi dini kanker leher rahim dengan mengoleskan asam asetat (cuka) ke dalam leher rahim. Bila terdapat lesi kanker, maka akan terjadi perubahan warna menjadi agak keputihan pada leher rahim yang diperiksa.
Lebih lanjut, baksos ini juga merupakan sebagai sebuah bentuk kemitraan antara BKKBN dan TNI yang harus terus terjaga agar bisa bersama-sama bersinergi dalam mengendalikan jumlah penduduk agar tumbuh seimbang sesuai dengan ketersediaan pangan dan energi yang mampu dikelola oleh negara. Pasalnya, saat ini jumlah penduduk Indonesia saat ini sudah mencapai lebih dari 250 juta jiwa. Jumlah tersebut menduduki posisi keempat terbanyak di dunia setelah China, India dan Amerika Serikat.
Dalam perspektif TNI, program KB lebih banyak didedikasikan untuk menyiapkan dan mewujudkan serta memberdayakan sumber daya manusia sebagai bagian dari komponen pertahanan negara yang berkualitas. Karena pertumbuhan penduduk di Indonesia yang tinggi, selain sebagai modal pembangunan, dapat juga berpotensi menimbulkan kerawanan yang pada akhirnya bermuara pada melemahnya ketahanan nasional tambahnya. Oleh karena itu, dengan adanya kemitraan yang kuat diharapkan BKKBN dan TNI dapat dijadikan sebagai komitmen dalam peningkatan realisasi program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga kemudian bisa ditindaklajuti secara operasional sehingga kegiatan dalam pencapaian Program KKBPK bersinergi dan terpadu di masa yang akan datang.
Sumber : ADPIN JATIM

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *