Deputi Bidang KSPK Ajak Lebih Tekun Menjalankan tugas

Deputi Bidang KSPK Ajak Lebih Tekun Menjalankan tugas

Keberhasilan dalam meletakkan pondasi keluarga kecil yang telah kita raih saat ini bukan semata-mata karena kerja keras pemerintah saja, namun karena kerja keras dan peran serta para tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga dan organisasi kemasyarakatan termasuk saudara-saudara sekalian para pengelola dan kader program Pemberdayaan Ekonomi Keluarga. Apa yang telah saudara sumbangkan selama ini hendaknya jangan hanya berhenti sampai disini, karena pada masa-masa mendatang tugas kita semakin berat karena adanya perubahan-perubahan lingkungan strategis di sekitar kita.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang KSPK, DR. Sudibyo Alimoeso, MA pada Pertemuan Perapihan data basis online Kelompok UPPKS se Indonesia yang diadakan di Hotel Oval Surabaya (4/9). Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Direktur Pemberdayaan Keluarga Siswanto, SH, MM, Plt. Kepala  Perwakilan BKKBN Jatim Dra. Suhartuti, MM.

“Untuk mewujudkan kualitas keluarga tersebut perlu ditopang oleh dua tiang utama yaitu Keluarga Kecil agar bebannya tidak terlalu berat, dan Keluarga Sejahtera dengan ekonomi yang kuat. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan kualitas pelayanan dan kemandirian dalam ber KB, “ tegas Sudibyo.

Lebih jauh dikatakan, sedangkan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi, keluarga terutama keluarga prasejahtera dan sejahtera I  diberdayakan dengan melakukan kegiatan usaha ekonomi produktif yang  tergabung dalam Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS), dengan cara menggugah minat dan semangat keluarga untuk berwirusaha, agar terjadi perubahan perilaku keluarga agar mau, tahu dan mampu melakukan usaha ekonomi produktif. Melalui Kelompok UPPKS, khusus Keluarga pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I dipersiapkan untuk mengembangkan dirinya menjadi suatu unit yang mandiri sehingga sanggup untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan batinnya dengan penuh kemandirian dan semangat yang tangguh dalam menjalankan kegiatan ekonomi produktif baik secara berkelompok maupun secara sendiri-sendiri serta memantapkan kesertaan dan kemandirian ber KB anggota Kelompok UPPKS.

Pembangunan keluarga merupakan upaya menyeluruh dan terpadu yang dilakukan oleh pemerintah, masyarakat dan keluarga untuk meningkatkan kualitas keluarga agar dapat melaksanakan fungsinya secara optimal, yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Dalam pembangunan keluarga dilaksanakan pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga dengan kondisi kualitas keluarga yang mencakup aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosialbudaya, kemandirian keluarga dan mental spiritual serta nilai-nilai agama yang merupakan dasar untuk mencapai keluarga sejahtera. RPJMN 2010-2014 diarahkan kepada pengendalian kuantitas penduduk melalui tiga prioritas utama yaitu : 1). Revitalisasi Program KB; 2). Penyerasian kebijakan pengendalian penduduk; dan 3). Peningkatan ketersediaan dankualitas  data dan informasi.

Berdasarkan prioritas utama ke 3,  RPJMN 2010-2014 yaitu Peningkatan ketersediaan dan kualitas data serta informasi untuk meningkatkan dukungan para stakeholder dan mitra kerja terhadap kelompok UPPKS maka, Direktorat Pemberdayaan Ekonomi Keluarga mengundang Saudara untuk melakukan perapihan data basis online kelompok UPPKS.  Sehubungan dengan hal tersebut kami menghimbau kepada seluruh pengelola program PEK untuk meningkatkan kualitas data basis online UPPKS sebagai bahan masukan  penyusunan RPJMN 2015-2019, jelasnyal (AT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *