Dua Jam Bersama Pak Giri di UMM

Dua Jam Bersama Pak Giri di UMM

Pada hari Kamis tanggal 22 September 2011, dilaksanakan acara talkshow dan dialog interaktif bertema Penyiapan Kehidupan Berkelaurga bagi Remaja (PKBR) di DOMEUniversitas Muhammadiyah Malang. Berkenan sebagai keynote speaker  adalah Dr.Sugiri Syarif,MPA Kepala BKKBN Pusat. Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, BKBPM Kota Malang, PIK mahasiswa Sehati UMM dan Rektorat UMM. Hadir pula pada kesempatan itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Djuwartini,SKM,MM, Rektor UMM Dr.Muhadjir Effendy,MAP, dan Kepala BKBPM Kota Malang Dr.Drs.Ir.Djarot Sulistyo,M.Si mewakili Walikota Malang Drs.Peni Suparto,MAP yang berhalangan hadir.

Dalam acara yang dihadiri sekitar 300 orang remaja Kota Malang, perwakilan PIK Remaja/mahasiswa se-Kota Malang dan pejabat struktural & fungsional di lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur tersebut, Pak Giri (sapaan akrab Dr.Sugiri Syarif,MPA) memulai dengan pemaparan singkat tentang kondisi kependudukan diIndonesia. Beliau juga menjelaskan mengenai pentingnya program PKBR ini bagi program kependudukan secara umum di Indonesia, dimana implementasi program PKBR dalam bentuk PIK Remaja/Mahasiswa yang bertujuan untuk melaksanakan Pendewasaan Usia Pernikahan dan menghindarkan remaja/mahasiswa Indonesia dari resiko TRIAD KRR (yaitu Seksualitas, HIV/AIDS dan NAPZA). Program PKBR adalah salah satu program startegis BKKBN yang diperkenalkan lebih luas di masyarakat dengan sebutan GENRE (Generasi Berencana) dimana saat ini iklannya sering ditemui di beberapa televisi swasta dibintangi antara lain oleh Afgan, Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar.

Pada kesempatan ini juga dilakukan pelantikan pengurus PIK Mahasiswa SEHATI UMM periode ketiga tahun 2011/2012 oleh Pak Giri yang ditandai dengan penyematan PIN dan pembacaan ikrar GENRE oleh remaja Kota Malang. PIK Mahasiswa SEHATI adalah salah satu dari 71 PIK Mahasiswa yang tersebar di PTN/PTS se-Jawa Timur. Remaja yang mengikuti acara talkshow ini cukup antusias, terlihat dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka sampaikan pada Pak Giri saat sesi dialog. Kebanyakan dari mereka mengapresiasi positif adanya program PKBR melalui terbentuknya PIK Remaja/mahasiswa dan mengharapkan program ini semakin mudah diakses lewat sekolah-sekolah dan masyarakat hingga pelosok desa.

Acara ini ditutup menjelang maghrib dengan penampilan musik dari PIK Remaja Anak Jalanan. Mungkin inilah satu-satunya PIK Remaja Anak Jalanan (Anjal) yang telah ada di Indonesia. Semoga di kemudian hari PIK remaja semacam ini bisa dikembangkan di seluruh Indonesia agar kaum marginal seperti mereka bisa mendapatkan pelayanan dari program PKBR sama seperti remaja yang lain.(f-ks)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *