Jatim Jadi Tempat Observasi Women’s Edition Seminar on Population and Family Planning 2012

Jatim Jadi Tempat Observasi Women’s Edition Seminar on Population and Family Planning 2012

Sebagai rangkaian dari Women’s Edition Seminar on Population and Family Planning di Indonesia yang diselenggarakan tanggal 3 sampai 10 Juni, Jum’at (6/06), sebanyak tiga belas jurnalis wanita peserta seminar tiba di Jawa Timur setelah tiga hari sebelumnya mengikuti berbagai kegiatan di Jakarta. Peserta seminar dari 11 negara ini mengawali kegiatan di Jatim pada 7 Mei dengan bertemu peneliti dari Universitas Airlangga Surabaya membahas perkembangan pil kontrasepsi pria gandarusa.  Kegiatan di Jatim ditutup dengan kunjungan ke Bidan Delima yang membuka praktek mandiri (Bidan Praktek Swasta) di daerah Penjaringansari, Rungkut, Surabaya.

Pukul 09.00 WIB, peserta tiba di Universitas Airlangga Surabaya. Mereka bertatap muka secara langsung dengan dua peneliti ekstrak Gandarusa dari Universitas Airlangga yaitu Prof. Dr. Bambang Prajogo, EW. MS, Apt. dan dr. Dian Prameswari. Dalam kesempatan ini, Prof. Bambang  yang telah melakukan serangkaian penelitian pada ekstrak gandarusa sejak 1987, menyampaikan materi seputar manfaat serta progress dari penelitian gandarusa yang telah memasuki fase III dan telah diuji cobakan pada 300 pria.

Melengkapi kajian ini, peserta lalu melihat laboratorium penelitian gandarusa untuk kemudian meluncur ke Kota Mojokerto guna melihat proses massalisasi penanaman tumbuhan serta pembuatan pil KB dari ektsrak tanaman yang bernama latin justicia gendarussa tersebut. Seorang subyek penelitian tahap II yang mengkonsumsi pil ekstrak gandarusa pun menyampaikan terstimoni, bahwa tidak ada efek samping apapun yang dirasakan selama 5 bulan mengkonsumsi pil KB pria ini.

Usai melakukan observasi di tempat pembuatan pil gandarusa, peserta kembali ke Surabaya. Kali ini yang dituju adalah Bidan Praktek Swasta di jalan Pandugo, kawasan Penjaringansari Surabaya. Setibanya disana, peserta yang didampingi Kadiklat KKB Surabaya, Dra. Suhartuti, MM beserta Widya Iswara, langsung disambut Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kota Surabaya, Hj. Suhartini, SST. dan  Hanik Lutfiyah, SST. bidan pemilik klinik yang telah tersertifikasi Bidan Delima.

Ketua PC IBI Surabaya, Suhartini menyampaikan, Bidan Praktek Swasta milik Hanik Lutfiyah ini menjadi jujugan karena pelayanannya sudah lengkap mulai dari KIA, KB, imunisasi, persalinan, senam dan kelas ibu hamil, hingga konsultasi reproduksi. Klinik ini juga telah memenuhi standar pelayanan dan lolos monitoring Bidan Delima Pusat dengan hasil memuaskan.

Sementara Hanik, mengaku sangat senang tempat prakteknya bisa menjadi salah satu tempat observasi dalam Women’s Edition Seminar on Population and Family Planning 2012. “Menerima kunjungan seperti ini apalagi seminar yang bertaraf internasional tentu bangga dan senang. Ini bisa jadi motivasi bagi kami untuk selalu berbenah meningkatkan pelayanan di tempat kami,” ungkapnya.

Kunjungan yang jadi kegiatan pamungkas dari seminar ini membahas tentang kegiatan Bidan Delima dalam mendukung Kesehatan Ibu dan Keluarga Berencana. Peserta yang semuanya adalah jurnalis wanita ini lalu banyak bertanya seputar permasalahan ibu hamil dan melahirkan, standar pelayanan ibu hamil dan melahirkan yang boleh dilakukan oleh bidan, mitos-mitos seputar kehamilan dan melahirkan, hingga pilihan kontrasepsi yang diminati kebanyakan pasangan.

Dua belas negara yang mengikuti seminar adalah Pakistan, India, Malawi, Nepal, Filipina, Liberia, Nigeria, Uganda, Kenya, Zambia dan USA. Dari rangkaian kegiatan ini para jurnalis peserta seminar diharapkan dapat mengembangkan hasil  reportase mereka dan menerbitkan laporan mendalam, rangkaian cerita atau program dalam bentuk kolom khusus, features, in depth reports, editorial atau talkshow di organisasi media masing-masing. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *