Kesatuan Gerak PKK KB Kes Tahun 2011, Kejar Target MDG’s melalui Pelayanan KB Kesehatan Berkualitas

Kesatuan Gerak PKK KB Kes Tahun 2011, Kejar Target MDG’s melalui Pelayanan KB Kesehatan Berkualitas

Kamis (27/10) Sosialisasi dan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 dihelat di Gedung EmpirePalace Surabaya. Acara yang terselenggara atas kerjasama Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur bersama TP-PKK Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur ini dilaksanakan sebagai implementasi MOU antara BKKBN dengan para mitra dalam penggerakan programKKB dan  merupakan wujud komitmen dari BKKBN, TP PKK, dan Dinkes Provinsi Jawa Timur untuk bersama-sama mencapai target MDG’s (Millenium Development Goals) khususnya  dalam usaha menurunkan laju pertumbuhan penduduk, serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi di wilayah Jawa Timur melalui pelayanan KB Kesehatan yang berkualitas. Pencanangan kegiatan ditandai dengan pemukulan gong sebanyak dua kali oleh Gubernur Jawa Timur sebagai lambang “dua anak cukup.”

Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur, Djuwartini, SKM, MM menyampaikan dalam sambutannya, bahwa pertumbuhan penduduk yang tinggi bila tidak tertangani dapat menghambat pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya beban pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan dasar penduduk, seperti pangan, kesehatan, pendidikan dan lapangan kerja. Sehingga perlu digalakkan lagi usaha menekan laju pertumbuhan penduduk melalui program KB yang dapat menjangkau seluruh wilayah Jawa Timur. Terutama saat ini yang perlu mendapat perhatian dalam upaya menekan LPP di Jawa Timur, yakni masih tingginya angka unmetneed yaitu 12,61% dari keseluruhan jumlah Pasangan Usia Subur. Kedua, masih rendahnya rata-rata usia kawin pertama wanita. Tidak kalah strategis adalah penggarapan KB pasca persalinan dan pasca keguguran. Peluang ini apabila dapat digarap secara optimal, maka akan memberikan kontribusi besar bagi penurunan unmetneed, penurunan angka kematian ibu dan bayi di Jawa Timur.

Implementasi pelaksanaan program KB ini tidak lepas dari dukungan dari jejaring mitra kerja yang telah dikukuhkan dalam MOU salah satunya melalui kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan. Jaringan ini diharapkan terus dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menggerakkan program KB yang berkualitas dalam mendukung sasaran MDG’s. Kualitas pelayanan ini meliputi kompetensi petugas, kondisi tempat pelayanan, pemberianinformed choice kepada calon akseptor, serta pemberian informed consent sebelum pelayanan.

Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan tahun 2011 yang mengedepankan tema ““Melalui Langkah Nyata Kesatuan Gerak PKK KB Kes, Kita Tingkatkan Pelayanan KB Kesehatan yang Berkualitas” merupakan sebuah rangkaian kegiatan menyambut Hari Keluarga Nasional yang diperingati tiap tanggal 29 Juni, Hari Kesehatan Nasional tanggal pada 12 November dan Hari Kesatuan Gerak PKK yang jatuh pada tanggal 4 Maret. Pada dasarnya kegiatan ini merupakan intensifikasi peran Gerakan PKK dalam program Keluarga Berencana Nasional dan pembangunan kesehatan secara terpadu bersama lintas sektor terkait sebagai upaya membangun keluarga sejahtera.

Salah satu rangkaian kegiatan dari Kesatuan Gerak PKK KB-Kes Tahun 2011 adalah diselenggarakannya Pelayanan Serentak IUD Ceria Bersama PKK mulai tanggal 14-18 November mendatang. Sebelumnya, tepatnya pada Mei 2011 BKKBN Provinsi Jawa Timur yang didukung PKK Provinsi Jatim beserta jajaran serta kader di Kabupaten/ Kota telah berhasil meraih Rekor MURI dalam pelayanan KB IUD yang mencapai 24.242 akseptor. Berdasarkan pengalaman, pelayanan IUD serentak telah terbukti dapat memberikan kontribusi 5 sampai 6 kali lipat dari pelayanan IUD biasa, sehingga diharapkan mampu mendongkrak capaian PPM KB IUD.

Dalam momen IUD Ceria bersama PKK, BKKBN Provinsi Jawa Timur telah menyiapkan berbagai penghargaan yang nantinya akan diberikan antara lain bagi Tim Penggerak PKK Kab/Kota dan SKPD KB Kab/ Kota dengan rata-rata pencapaian IUD per desa tertinggi, TP PKK  Kab/ Kota dan SKPD-KB dengan nominal capaian IUD tertinggi dan juga bagi Bidan yang melayani akseptor IUD  dengan jumlah paling banyak.

Lebih lanjut, Kepala BKKBN Jawa Timur berharap Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan capaian – capaian program baik PKK, KB maupun kesehatan sehingga akan memberikan kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur. (humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *