KONSELING & PELAYANAN KB GRATIS DI GRAND CITY SURABAYA DLM RANGKAIAN KEGIATAN HUT PROP. JATIM KE-65

KONSELING & PELAYANAN KB GRATIS DI GRAND CITY SURABAYA DLM RANGKAIAN KEGIATAN HUT PROP. JATIM KE-65

BKKBN Propinsi Jawa Timur telah berpartisipasi dalam memperingati HUT Propinsi Jawa Timur ke-65 dengan memberikan konseling dan pelayanan KB gratis pada gelaran Jatim Fair 2010 di Grand City Surabaya Tanggal 8-17 Oktober 2010.

Konseling KB sudah dibuka sejak Tanggal 8 Oktober 2010, sedangkan pelayanan dilakukan Tanggal 15 Oktober 2010, dalam hal ini Pelayanan KB MOP, salah satu metode kontrasepsi yang tren nya terus meningkat akhir-akhir ini.

 Sejak stan BKKBN dibuka, telah banyak pengunjung Jatim Fair yang memanfaatkannya untuk berkonsultasi tentang Keluarga Berencana. Total ada lebih dari 50 pengunjung yang berkonsultasi dan lebih dari 20 orang pengunjung mendaftar sebagai calon akseptor KB. Pengunjung lebih banyak berkonsultasi seputar efek samping penggunaan kontrasepsi, perkembangan Program KB saat ini, serta tidak ketinggalan bertanya tentang metode KB yang sedang naik daun yakni MOP (vasektomi). Pengunjung yang kemudian tertarik setelah mendapat penjelasan dari para konselor akhirnya memilih menjadi akseptor KB metode ini dan dilayani Tanggal 15 Oktober 2010 di halaman Grand City menggunakan Mobil Unit Pelayanan KB bantuan Gubernur Jawa Timur.

 Pelayanan KB vasektomi terlaksana berkat kerjasama BKKBN Propinsi Jawa Timur dengan SMF Urologi RS dr.Soetomo Surabaya yang mengirimkan 2 tim pelayanan vasektomi. Dari seluruh akseptor yang mendaftar, 16 orang diantaranya terlayani. Para akseptor rata-rata beralasan bahwa peran suami sudah harus dimulai saat ini, jadi KB tidak melulu urusan istri. Hal ini dibenarkan oleh dr.Sofyan, Kepala Seksi Peningkatan Partisipasi Pria BKKBN Propinsi Jawa Timur. “Pengarusutamaan gender berperan besar terhadap peningkatan demand KB pria khususnya vasektomi, ke depannya dengan semakin meningkatnya partisipasi pria dalam ber-KB diharapkan mampu mengurangi beban tugas ibu rumah tangga, serta mampu membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi”. demikian dia menambahkan.

oleh: SR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *