Pelatihan TOT KIP bagi Pelatih ABPK Kabupaten Kota

Pelatihan TOT KIP bagi Pelatih ABPK Kabupaten Kota

Minggu ke dua Januari 2012, mulai Senin (16/01) lalu, Balai Latbang KKB Surabaya menyelenggarakan pelatihan TOT KIP/K (Training of Trainers Komunikasi Interpersonal/ Konseling) guna meningkatan kualitas SDM pengelola program serta meningkatan pelayanan pada akseptor Keluarga Berencana. Pelatihan dibagi dalam 8 angkatan yang sasarannya kali ini adalah tim pelatih ABPK (Alat Bantu Pengambil Keputusan) dari 38 Kabupaten/ Kota di Jawa Timur.

Konseling  dalam pelayanan KB merupakan salah satu hal yang sangat penting. Hal ini merupakan upaya peningkatan mutu pelayanan Keluarga Berencana. Dalam pelaksanaannya perlu tenaga-tenaga berkualitas, profesional, berpengetahuan luas dan memiliki ketrampilan dalam menyampaikan informasi serta bahan rujukan pada masyarakat khususnya calon akseptor dan akseptor KB, sehingga pemahaman masyarakat dalam program KKB semakin baik. Tujuan akhirnya, dari kalangan masyarakat yang ‘melek’ KB ini akan  lahir  perubahan mindset serta perilaku masyarakat yang mendukung pelaksanaan pengendalian jumlah penduduk dengan secara sadar mengikuti atau menjadi akseptor KB.

Kasubid Penyelenggara dan Evaluasi, Dra. Nuzulianti R.,MM selaku Penyelenggara menjelaskan pelayanan konseling  akan memantapkan kesadaran dan memotivasi calon akseptor  KB untuk berkeluarga kecil. Kesadaran dan kebutuhan tersebut akan menjadikan mereka sebagai pemakai kontrasepsi yang berkualitas, karena paham betul alasan menggunakan serta  tujuan pemakaiannya. “Hal ini merupakan  upaya pemantapan kesertaan ber-KB yang merupakan kelanjutan dari kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi. Keduanya saling terkait dan saling mendukung di dalam usaha membantu masyarakat mengatasi problem seputar program KB.” imbuhnya.

Peranan petugas KB bersama dengan tenaga profesional dalam bidang KB sangat diperlukan sebagai tenaga pendukung yang memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan di lapangan sebagai dukungan terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh petugas klinik. Melalui konseling diharapkan pelayanan KB dapat dilaksanakan secara paripurna.

Secara khusus pelatihan ini bertujuan menambah wawasan peserta mengenai metode yang digunakan untuk konseling bagi calon akseptor, meningkatkan pengetahuan peserta dalam mempersiapkan pengajaran serta memberikan pengetahuan dan ketrampilan peserta TOT untuk selanjutnya peserta dituntut mampu menularkan ilmu yang diperoleh kepada peserta di tingkat Kabupaten Kota.

Dalam pelatihan tersebut antara lain disampaikan materi tentang Gambaran Umum Konseling KB, Ketrampilan Mikro dalam Konseling, Membantu Klien Mengambil Keputusan, Penggunaan ABPK dalam KIP Konseling, Praktek Konseling dengan ABPK,Pendekatan pada Pelatihan Klinik,  juga Merencanakan Pelatihan. Pelatihan dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih satu bulan yang akan berakhir pada  Minggu II bulan Maret  2012. (humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *