Penguatan Karakter Pendidikan: Hindarkan Pelajar dari Permasalahan Sosial dan Cetak Generasi Emas

Penguatan Karakter Pendidikan: Hindarkan Pelajar dari Permasalahan Sosial dan Cetak Generasi Emas

Penguatan Karakter Pendidikan: Hindarkan Pelajar dari Permasalahan Sosial dan Cetak Generasi Emas

BKKBN Jatim – Selama dua hari (14-15 Februari 2015), seluruh guru Konseling dan Wali Kelas unit pendidikan di lingkungan Yayasan Khadijah Surabaya mengikuti Pelatihan Penguatan Karakter Pendidikan Khadijah yang diadakan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur.
Tujuan utama dari digelarnya pelatihan ini adalah guna menyiapkan generasi emas yang notabene dilahirkan dari para pelajar.

Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga (KSPK) BKKBN, Dr.Sudibyo Alimoeso, MA menjelaskan bahwa guna mencetak generasi emas, terlebih dahulu harus mengarahkan para pelajar yang masih remaja untuk menjadi generasi berencana. Banyak hal positif yang bisa dilakukan guna menjadi generasi yang berencana tanpa harus terjerumus ke hal-hal negatif yang saat ini sedang marak terjadi di kalangan remaja.

Selain itu, ia juga menuturkan mengenai peran Pusat Informasi dan Konseling (PIK) yang bisa dimanfaatkan para siswa agar bisa berkonsultasi permasalahan remaja dengan bebas dan tidak canggung. “Ada wadah PIK yang bisa dimanfaatkan dengan bagik oleh para pelajar karena PIK itu dari, oleh dan untuk pelajar,” terang Sudibyo.

Senada dengan Sudibyo, Menteri Sosial RI (Hj.Khofifah Indar Parawansa) yang juga menjadi Ketua Umum Yayasan Khadijah Surabaya dan hadir menjadi narasumber pada kegiatan tersebut juga menjelaskan pentingnya remaja menghindari hal-hal negatif. Pasalnya, realita kenakalan remaja saat ini cukup membuat miris banyak pihak. Dari data penelitian yang dilakukan Khofifah, jenis masalah terbanyak Anak Bermasalah Hukum (ABH) adalah tentang pelecehan seksual. Lebih membuat hati teriris, kelompok usia 11-20 tahun menjadi objek terbanyak kasus pelecehan seksual.

“Oleh karena itu, kegiatan pembangunan karakter lewat sekolah yang digelar BKKBN ini 100% benar. Disini guru mempunyai peran penting guna mencetak generasi emas,” tutur pejabat asal Jawa Timur ini.

Selain pelatihan, dalam kesempatan ini BKKBN juga melaksanakan MoU dengan Yayasan Khadijah Surabaya.Khofifah menyambut baik adanya MoU ini. “Sebagai ketua umum yayasan saya menyetujui MoU ini agar para guru dan orang tua siswa tahu kondisi perkembangan dari berbagai fenomena kehidupan sosial. Nantinya, diharapkan bisa in-line antara apa yang didapat di sekolah dan di rumah,” jelas Khofifah.
Sumber: Bidang ADPIN BKKBN Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *