Penilaian Akhir Lomba IMP dan PLKB Terbaik Tahun 2012

Penilaian Akhir Lomba IMP dan PLKB Terbaik Tahun 2012

Menyongsong Hari Keluarga yang diperingati setiap tanggal 29 Juni, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) senantiasa memeriahkannya dengan serangkaian kegiatan, salah satunya adalah lomba yang sifatnya berjenjang, dari tingkat kecamatan, kabupaten/ kota, provinsi hingga tingkat nasional. Selain memeriahkan peringatan Hari Keluarga, lomba-lomba ini merupakan bentuk apresiasi BKKBN terhadap masyarakat yang telah berjasa dalam mendukung sukses program KKB seperti halnya para kader dan Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana  (PLKB/ PKB).

Mempersiapkan hal tersebut, Perwakilan BKKBN Jatim minggu ini telah melaksanakan serangkaian penilaian akhir lomba berjenjang untuk menentukan siapa yang pantas menyandang gelar juara di Provinsi Jawa Timur. Senin, (21/5) Pemilihan Pasangan KB Lestari Provinsi Jatim 2012 kategori sepuluh, lima belas dan dua puluh tahun, berhasil dirampungkan. Dilanjutkan hari Selasa, (22/5) pemenang Kader IMP dan PLKB/PKB dari Kabupaten Kota menjalani seleksi akhir Lomba Kader IMP dan PLKB/PKB Terbaik Tahun 2012 di Ruang LIBI Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Jl. Airlangga 31-33 Surabaya.

Setelah melalui dua tahap penilaian akhir, simulasi penyuluhan dan wawancara, tim penilai menetapkan Kader IMP Terbaik Tahun 2012 untuk Juara I disabet oleh Setiari dari Kota Surabaya, Juara II dimenangkan oleh Ninis dari Kabupaten Lamongan dan Juara III diraih Umaroh dari Kabupaten Madiun. Sedangkan untuk PLKB/ PKB Terbaik Tahun 2012, berhasil menyabet gelar Juara I adalah Ir. Poni Susanti dari Kabupaten Ponorogo, menempati Juara II adalah Khusiyem, Amd. dari Kabupaten Bojonegoro dan Juara III diraih Asmaul Husna, ST. dari Kabupaten Bangkalan.

Kepala Bidang Advokasi Penggerakan Informasi (ADPIN), Waluyo Ajeng Lukitowati, S.St, MM. yang ditemui saat penutupan lomba menyampaikan, bahwa kedepan tugas dan tanggungjawab yang akan diemban para penyuluh KB semakin berat. Hal ini dikarenakan jumlah penyuluh KB semakin hari semakin berkurang, sementara tugasnya bertambah banyak. Disinilah peran penting seorang kader dirasakan, sebagai penyambung lidah antara PLKB dan masyarakat.

“Jadi, penyuluh juga harus pintar-pintar mendidik kader, kader-kader inilah yang nantinya akan membantu tugas-tugas PLKB. Dan bagi para kader, kami harapkan terus bersemangat, terus melakukan inovasi dan mengembangkan diri dalam menjalankan perannya sebagai ujung tombak pelaksana program KKB. Meskipun saat ini masih sedikit sekali penghargaan yang bisa diberikan untuk para kader. Memang diperlukan niat dan semangat yang tinggi untuk menjalankan tugas -tugas tersebut, mudah-mudahan kedepan penghargaan atas jasa-jasa kader dapat ditingkatkan” jelasnya.

Setiari dari Kota Surabaya dan Ir. Poni Susanti dari Kabupaten Ponorogo selanjutnya akan membawa nama Jawa Timur mengikuti lomba tingkat nasional yang menurut rencana akan dilaksanakan dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga XIX di Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Juni mendatang. Tentu saja dengan membawa harapan besar, pilihan terbaik Jawa Timur ini jadi jawara tingkat nasional. Semoga. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *