Peringati Hari Penyiaran ke-79, KPI Pusat Tandatangani MOU dengan BKKBN

Peringati Hari Penyiaran ke-79, KPI Pusat Tandatangani MOU dengan BKKBN

Awal bulan April 2012, BKKBN kembali melakukan kerjasama kali ini dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) pada Minggu malam (01/04) bertepatan dengan Peringatan Hari Penyiaran Nasional ke-79 di BallroomHotel JW Marriot Surabaya. Kerjasama ini ditandai dengan ditandatanganinya MoU antara Kepala BKKBN, Dr. dr. Sugiri Syarif, MPA dan Ketua KPI, Muhammad Riyanto.

Kepala BKKBN dalam sambutannya menyatakan, melaluipenandatanganan MoU ini maka upaya sosialisasi program KB melalui media di Indonesia akan menjadi lebih terbuka dan berkembang  lebih baik lagi. Kerjasama dengan KPI ini juga didasari oleh terus meningkatnya jumlah penduduk Indonesia. “Tidak terasa jumlah penduduk Indonesia saat ini sudah mencapai 245 juta jiwa, angka yang cukup besar, dan apabila tidak dikendalikan kemungkinan penduduk Indonesia bisa mencapai 300 sampai 350 juta jiwa pada dekade – dekade yg akan datang. Oleh karena itu perlu dukungan dari seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengembangkan serta menyosialisasikan program kependudukan dan keluarga berencana. Kami juga berharap kita dapat bersama-sama merencanakan keluarga dengan baik yaitu keluarga kecil sejahtera dimulai dari keluarga kita masing-masing,” jelasnya.

Kegiatan penandatanganan MoU berbarengan dengan penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KPI 2012. Dilanjutkan dengan Talkshow Malam Ekspresi Penyiaran, mengambil tema Menuju Penyiaran Sehat dan Bermartabat, yang disiarkan secara langsung dari Ballroom JW Marriot Hotel Surabaya. Talkshow menghadirkan narasumber Niken Widiastuti (Direktur LPP RRI), Errol Jonathan (PRSSNI Jawa Timur), Imawan Mashuri (Ketua ATVLI), Hendry Subiyakto (Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika), Max Sopacua (Komisi I DPR RI) dan Eski Suyanto (Wakil Ketua KPI Pusat).  Hadir dalam acara Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Djuwartini, SKM, MM dan Wakil Gubernur Jatim, Drs. H. Syaifullah Yusuf. Sebelum Talkshow dilaksanakan launching Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Progam Siaran (P3SPS) yang baru. P3SPS ini memuat aturan penyiaran yang lebih detil dari P3SPS sebelumnya, sehingga diharap menjadi acuan bagi lembaga siaran dalam membuat program acara.

KPI sebagai regulator penyiaran di Indonesia diharapkan dapat menyampaikan dan memberikan informasi kepada media penyiaran untuk ikut menyukseskan program BKKBN salah satunya dengan mendorong lembaga penyiaran di Indonesia untuk  menyiarkan program-program yang sesuai dengan tujuan BKKBN yakni keluarga kecil bahagia dan sejahtera.

“Sosialisasi BKKBN selama ini banyak sekali melalui media, radio maupun televisi, dengan kerjasama ini diharap content dari kita bisa dikawal oleh KPI sehingga dapat sejalan dengan aturan yang ada serta makin mantap untuk sosialisasinya sehingga masyarakat bisa menerima informasi dengan benar dan tepat,” imbuh Sugiri. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *