PKB dan Ka.UPT Kabupaten Gresik Antusias Ikuti Pelatihan Perencanaan Stratejik

PKB dan Ka.UPT Kabupaten Gresik Antusias Ikuti Pelatihan Perencanaan Stratejik

BKKBN Jatim – Setelah memberikan pelatihan bagi para PKB dan Ka/UPT di Bojonegoro, kali ini Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menggelar pelatihan serupa bagi PKB dan Ka.UPT Kabupaten Gresik. Acara berlangsung mulai 1 Desember hingga 3 Desember 2014. Sebanyak 40 orang dari 10 kecamatan di wilayah Kabupaten Gresik sangat antusias mengikuti pelatihan yang mengajarkan tentang perencanaan stratejik (strategy planning) ini.
Selama tiga hari, peserta mendapatkan beberapa materi yang sangat bermanfaat. Diantaranya, KB Pasca Persalinan, Strategy Planning dan Mekanisme Operasional. Bahkan, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Ir.Dwi Listyawardani, M.Sc, Dip.Com secara langsung memberikan pemaparan kepada para peserta. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini peserta dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam pengelolaan program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dengan menerapkan perencanaan yang stratejik.
Dalam paparannya, Ibu Dani (Sapaan Ka.Perwakilan BKKBN Jawa Timur) menjelaskan tentang teori Iceberg atau Gunung Es. Dimana Gunung es mengapung di atas air dan terlihat oleh mata, tetapi di bawah permukaan mereka dapat memperpanjang ratusan kaki dan dapat secara signifikan lebih besar daripada apa yang terlihat di atas air. Hal ini bisa diterapkan pada cara berpikir mengenai program KB. Dalam hal ini kaitannya dengan KB Pasca salin. Tak sedikit ibu setelah melahirkan yang tidak ber-KB. Ada banyak hal yang mempengaruhi misalnya karena budaya “selapan” atau mitos ketakutan akan efek samping memakai alat kontrasepsi. Disini gunanya berpikir sistem dimana harus dicari terlebih dahulu apa sebab-sebabnya dan lain sebagainya. Lalu baru bisa menemukan tindakan yang tepat untuk mengatasi permasalah tersebut.
KB pasca persalinan merupakan hal penting yang harus diperhatikan. Pasalnya, dengan ber-KB pasca persalinan bisa menurunkan resiko kematian ibu. Dalam hal ini PKB mempunyai peranan sangat penting untuk melakukan KIE kepada para ibu hamil bahkan sebelum mereka melahirkan.
Para peserta mengikuti pelatihan dengan sangat antusias. Bahkan, kemampuan para PKB Gresik dalam memahami KB mendapatkan apresiasi dari Ibu Dani. Ia mengharapkan agar semua ilmu yang mereka dapatkan selama pelatihan bisa ditularkan kepada para PKB kecamatan lain di Kabupaten Gresik sehingga bisa menyukseskan program KB Pasca Persalinan serta menurunkan Angka Kematian Ibu di Jawa Timur umumnya.
Sumber: Bidang ADPIN BKKBN Jatim

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *