Program Terpadu Posdaya dan KB

Program Terpadu Posdaya dan KB

KKN-BBM (Kuliah Ke rja Nyata-Belajar Bersama Masyarakat)
Dalam Mewujudkan dan Meningkatkan Pemberdayaan Masyarakat Melalui
Program Terpadu Posdaya dan KB
UNIVERSITAS AIRLANGGA  Kampus C, Surabaya 22 Januari 2011

Program Kependudukan dan Keluarga Berencana

Program kependudukan dan keluarga berencana adalah suatu upaya untuk mewujudkan keserasian, keselarasan dan keseimbangan kebijakan kependudukan guna mendorong terlaksananya pembangunan nasional dan daerah berwawasan kependudukan.

Adapun visi dan misi BKKBN adalah:

Visi   : Penduduk Tumbuh Seimbang 2015.

Misi : Mewujudkan Pembangunan Berwawasan Kependudukan & Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera.

Program Keluarga Berencana dimaksudkan untuk melakukan pengendalian laju pertumbuhan penduduk melalui upaya penurunan fertilitas wanita Indonesia.
Salah satu upaya adalah dengan menggerakkan Pasangan Usia Subur (PUS) untuk menggunakan alat kontrasepsi.
Persoalannya di antara wanita PUS terdapat segmen yang kebutuhannya terhadap KB tidak terpenuhi, yaitu pasangan usia subur yang tidak ingin punya anak tetapi tidak memakai alat kontrasepsi (unmet need KB),dan merupakan faktor resiko bagi upaya peningkatan pemakaian kontrasepsi dan kematian ibu karena melahirkan.

Terkait dengan hal tersebut, BKKBN bekerjasama dengan instansi perguruan tinggi Universitas Airlangga khususnya  Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat (LPPM) UNAIR  untuk memberikan pembekalan materi konseling Program KB bagi peserta KKN BBM Angkatan pertama Tahun 2011.
Dengan adanya kerjasama ini di harapkan dapat meningkatkan jumlah Peserta KB Baru terutama bagi PUS yang merupakan unmet need KB.Mengingat unmet need di Provinsi Jawa Timur masih relative tinggi, sekitar 12,1 % dari PUS 7.846.174.di tahun 2009-2010.

Kegiatan KKN-BBM merupakan salah satu bentuk pengintegrasian kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. KKN-BBM dilaksanakan oleh mahasiswa dengan bimbingan para dosen pembimbing lapangan (DPL)  dan masyarakat sebagai sasarannya.
Kegiatan ini merupakan “kegiatan Pioner” sebagai implementasi kemitraan dalam pengabdian masyarakat
dan pencapaian peserta KB melalui pendekatan unmet need.

Adapun tujuan dari kegiatan dimaksud adalah pertama, memberikan pembelajaran terhadap para mahasiswa  yang melaksanakan KKN BBM bagaimana bersosialisasi dan melakukan koordinasi terpadu dengan pengelola  pemerintahan desa, kecamatan hingga kabupaten. Kedua, mengarahkan dan memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk menerapkan manajemen operasional pengelolaan program KB di lini lapangan. Ketiga, menghubungkan kepentingan  KKN dengan kebutuhan operasional program KB di lini lapangan, terutamanya dalam KIE untuk pencapaian peserta KB baru.
Keempat, mencapai PPM peserta KB baru khususnya di wilayah yang menjadi sasaran KKN BBM Universitas Airlangga.
Kelima, melakukan sinergi dengan unsur-unsur pendukung program KB di desa antara lain dengan PPKBD/ Sub PPKBD, Babinsa, Bidan Desa dan LSM terkait.
KKN BBM pada angkatan I tahun 2011 ini di ikuti oleh 1.659 mahasiswa, yang pelaksanaannya di mulai tanggal 25 Januari 2011 dan berakhir 19 Februari 2011di 4 Kabupaten Kota,  yaitu Kab. Bojonegoro, Kab. Sidoarjo, Kab. Sampang dan Kota Surabaya. terdiri dari 16 Kecamatan dan 79 desa.
Peserta  Pembekalan  KKN BBM Unair 2011  sebanyak  230 orang terdiri dari :

– Koordinator Mahasiswa          =  158 orang
– DPL                                     =   49 orang
– LPPM Unair                           =   10 orang
– Kepala SKPD-KB Kab/Kota      =    4 orang
– BKKBN Provinsi Jawa Timur     =   14 orang

Hadir sekaligus memberikan pembekalan pada acara ini Rektor UNAIR, Kepala BKKBN Pusat Dr. dr. Sugiri Syarief, MPA dan Ketua LPPM UNAIR.

Dalam rangka memotivasi mahasiswa  untuk mendukung program KB, bagi  mahasiswa yang telah memberikan konseling/ motivasi kepada calon peserta KB sehingga dapat terlayani sebagai peserta KB IUD,  akan diberikan insentif KIE sebanyak Rp. 10.000,- per orang.
Dan pada kegiatan KKN BBM ini juga mahasiswa akan memprogramkan pemutaran film dengan menggunakan Mobil Unit Penerangan  BKKBN Provinsi Jawa Timur dan bekerjasama dengan SKPD-KB Kab/Kota.

Untuk itu, perlu diadakannya suatu koordinasi yang terinci antara kedua belah pihak, yaitu BKKBN Provinsi Jawa Timur dengan civitas Universitas Airlangga sehingga dalam pelaksanaannya akan lebih sinergi dan tepat sasaran. Hasil yang dicapai diharapkan akan menjadi out put  terhadap pengabdian masyarakat secara optimal serta sebagai pemecahan masalah kependudukan dan penerapan Program KB yang lebih maksimal. (Er)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *