Sasaran KKB Tahun 2011 Akan Tercapai

Sasaran KKB Tahun 2011 Akan Tercapai

“Saya bangga dengan kerja keras Bapak/ Ibu Sekalian, saya salut kepada Bapak /Ibu semuanya. Ini prestasi yang luar biasa, bisa ditafsirkan bahwa sasaran kita tahun 2011, insyaallah akan tercapai” demikian ditandaskan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Djuwartini, SKM, MM saat memberi arahan pada pembukaan  acara Pertemuan Telaah Program KB Provinsi Jawa Timur Tahun 2011 di hotel Bisanta, 1 Desember 2011.

Keyakinan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur tersebut berdasarkan akan fakta bahwa indikator sasaran yang telah ditentukan sudah tercapai, bahkan melebihi dari target, hanya beberapa indikator yang belum tercapai tetapi sudah mendekati seratus persen.

Pencapaian Indikataor sasaran tersebut yakni untuk pencapaian PB wanita mencapai 1.063.673 dari kontrak kinerja 1.144.209 atau 92.96 %. Pecapaian PB Pria mencapai 51.583 dari kontrak kinerja 49.255 atau 104,73 %. Jumlah PIK –PKBR untuk kategori Tumbuh 1.036 dari kontrak kinerja 1.001 atau 103,50 %, Tegak 320 dari 271 atau 118,08 %, Tegar 153 dari 136 atau 112,50 %.

Jumlah Keluarga  yang memiliki balita aktif BKB telah mencapai 560.051 dari kontrak kinerja 6214.560 atau 89,67 %. Kelompok BKB percontohan telah mencapai 1.361 dari kontrak kinerja 1.3214 atau 104,31 %. Jumlah keluarga yang memiliki remaja aktif BKR baru mencapai 198.608 dari kontrak kinerja 231.795 atau 85.68 %. Jumlah  Kelompoik BKR percontohan telah mencapai 728 dari 662 kelompok atau 109,97 %. Jumlah kelompok BKL percontohan 701 dari kontrak kinerja 662 kelompok atau 105,89 % dan jumlah kelompok UPPKS yang terdaftar pada direktorat DT base online mencapai 15.184 kelompok dari kontrak kinerja 13.984 atau 108,58 %. Sedang jumlah PUS Pra KS dan KS I anggota UPPKS yang menjadi peserta KB telah mencapai 88,34 dari kontrak kinerja 90,30 atau 97,83 %.

Dalam kesempatan itu Hj. Djuwartini, SKM, MM juga memaparkan garapan tahun 2012. “Fokus garapan kita di tahun 2012 akan bertumpu pada generasi muda baik yang belum menikah maupun yang baru saja membangun keluarga, keluaraga miskin terutama keluarga yang tinggal di area kumuh miskin, daerah yang tertinggal dan perbatasan dan last but not least adalah mendorong peningkatan peserta di jalur mandiri” ujar Kepala Perwakilan BKKBN Jatim.

Menyinggung program kependudukan, yang merupakan mandat baru untuk BKKBN, Djuwartini, SKM, MM  mengungkapkan bahwa masalah kependudukan di Indonesia tidak semata-mata berkataian dengan kuantitas, tetapi juga berkaitan dengan masalah kualitas, mobilitas dan juga administrasi kependudukan.

“Penduduk jangan hanya dijadikan sebagai obyek dari pembangunan namun harus dapat diletakkan ditempat terhormat sebagai subyek pembangunan, inilah pembangunan yang berwawasan kependudukan, yang pada hakekatnya menekankan pentingnya hasil-hasil pembangunan yang dapat dinikmati oleh penduduk secarta keseluruhan sesuai dengan kontribusinya secara profesional dan berkeadilan” tandas Kepala Perwakilan BKKBN Jatim.

Acara yang secara khusus untuk mengevaluasi dan merumuskan permasalah serta hambatan dalam pelaksaan pencapaian sasaran pembangunan KKB Provinsi Jawa Timur 2011 ini diikuti oleh kurang lebih 70 orang dari seluruh Jawa Timur, terdiri dari  Kepala SKPD pengelola program KB Kabupaten/Kota para pejabat fungsional dll. Pertemuan selain membahas telaah program juga antara lain membahas Strategi Pencapaian Program BKR/KR, Strategi Pencapaian program KS/PK. Rancana kegiatan dalduk dan rencana kegiatan bidang pelatihan (AT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *