Slogan Dua Anak Cukup Harus Dipopulerkan

Slogan Dua Anak Cukup Harus Dipopulerkan

“Untuk mensukseskan programKependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) dengan slogannya “Dua Anak Cukup” harus dipopulerkan di semua kalangan terlebih pada kalangan TNI (Tentara Nasional Indonesia)”. Pernyataan ini disampaikan oleh Pabandya Kodam V Brawijaya, Letkol Infantri Didi Suryadi saat mengisi acara Rapat Koordinasi Teknis Kemitraan Perwakilan BKKBN Jatim Tahun 2012 di Gedung Lestari BKKBN Jatim.

Menurut Didi, selama ini slogan “Dua Anak Lebih Baik” merupakan sebuah pesan (slogan, red) yang kurang mengena pada masyarakat. Jika dibandingkan dengan slogan “Dua Anak Cukup”, maka pesan yang disampaikan masyarakat akan jelas dan tegas.

Masyarakat tidak akan ambigu memberikan dua pengertian kepada dua anak lebih baik karena bisa menimbulkan dua arti. Sedangkan untuk “Dua Anak Cukup” masyarakat akan menangkap pesan bahwa keluarga yang baik (bahagia dan sejahtera, red) adalah keluarga yang hanya memiliki maksimal dua anak.

“Jadi pemilihan slogan “Dua Anak Cukup” ini yang harus disosialisasikan ke masyarakat luas” jelasnya. Didi menjelaskan, kedepandengan penggunaan slogan “Dua Anak Cukup” maka harapannya masyarakat dapat merealisasikannya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKKBN Jatim, Djuwartini, SKM, MM menyatakan dirinya mendukung penuh upaya TNI dalam mensosialisasikan slogan “Dua Anak Cukup”. “Saya yakin jika slogn dua anak cukup ini sering disosialisasikan maka akan membentuk sebuah kebiasaan. Dan untuk merubah kebiasaan, butuh sebuah proses,” jelasnya.

Lebih lanjut, Djuwartini mengungkapkan sebelum menerapkan slogan “Dua Anak Cukup” pihaknya telah meminta persetujuan kepada Gubernur Jatim, DR. H. Suekarwo, SH, M.Hum. “Pada intinya Bapak Gubernur setuju dengan slogan dua anak cukup sehingga kita tidak lagi menggunakan slogan dua anak lebih baik,” tegasnya.

Perlu diketahui dalam Rapat Koordinasi Teknis Kemitraan Perwakilan BKKBN Jatim Tahun 2012 di Gedung Lestari BKKBN Jatim, BKKBN Jatim mengangkat tema “Melalui komitmen bersama mitra kerja kita tingkatkan kinerja dan partisipasi masyarakat untuk mempercepat pencapaian sasaran pembangunan KKB di Jatim.”

Sementara itu, dalam rapat koordinasi ini telah dihadiri beberapa perwakilan TNI, Angkatan Laut, Danrem, Dandim, Kodfam dan Kasdam serta Kepolisian se Jatim. dna

Sumber  :  Bhirawa (21/03/2012)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *