Spiral tidak bisa menjadikan orang kaya dan cerdas…

Spiral tidak bisa menjadikan orang kaya dan cerdas…

Demikian cuplikan statemen Bapak Prof. Dr. Haryono Suyono pada acara TALKSHOW POSDAYA DAMANDIRI di TVRI Jawa Timur pada hari rabu tanggal 13 April 2011. Statemen Pak Haryono tersebut sembari menyambut penyampaian Ibu Djuwartini tentang Program Kependudukan di Jawa Timur saat ini dan akan datang. Ibu Djuwartini yang saat ini mengkomandani Program Kependudukan dan KB di Jawa Timur menyampaikan bahwa capaian Program Kependudukan dan KB sudah sangat baik jika dilihat dari TFR dan LPP yang berada di bawah rata-rata nasional,  untuk itu BKKBN Prov. Jatim kedepan akan bersinergi dengan seluruh steakholder yang ada di Jatim untuk terus memberikan pelayanan KB bagi seluruh PUS  yang saat ini baru terlayani ± 68 %, untuk mengatisipasi pasangan usia subur muda yang juga jumlahnya sangat tinggi.

Hal lain yang juga harus kita kembangkan setelah capaian program KB, yaitu Pemberdayaan keluarga sebagai upaya pembangunan keluarga, “karena tidak bisa pakai spiral uju-ujuk jadi kaya dan cerdas…..tapi sekolah baru bisa jadi pintar…..” (pak Haryono nyelutuk),  Ibu Djuwartini mengharapkan kiranya dengan bergandengan tangan bersama Damandiri untuk mengembangkan Posdaya di Jawa Timur akan menjadi salah satu solusi untuk mengembangkan pembangunan keluarga yang lebih cerdas dan berkualitas….

Turut hadir pada acara tersebut,  beberapa perguruan tinggi yang datang dari Bengkulu, Palembangan, Jateng , yogya,Sidoarjo dan Surabaya yang tengah melakukan studi banding di kota Surabaya untuk melihat keberadaan Posdaya-posdaya yang sudah eksis dengan berbagai programnya masing-masing, selain itu tidak ketinggalan kelompok Wredatama (PWRI) yang diketuai Bapak Soejito menyampaikan bahwa di Jawa Timur ada 626.500 pensiunan tapi yang masuk dalam PWRI hanya ± 63.000  saja, dan jika ini menjadi kekuatan untuk pengembangan posdaya kedepan maka diyakini akan menjadi lebih efektif dan maksimal.

Turut memeriahkan acara tersebut seorang anak tuna netra yang menyanyikan lagu demi cinta dari krispati, Rias yang saat ini sudah duduk di kelas sembilan sudah mulai bernyanyi sejak usia 4 tahun, dia memiliki suara merdu dan memiliki cita-cita ingin menjadi penyanyi profesional. Selain itu acara diisi juga dengan tarian dari anak-anak tuna rungu, kehebatan mereka yaitu dapat menari mengikuti irama lagu walaupun mereka tidak dapat mendengar…..(rr)

acara ini dapat di lihat melalui youtube http://www.youtube.com/watch?v=1GupeiM9NVA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *