Sultra kunjungi Jatim

Sultra kunjungi Jatim

Menutup kegiatan di bulan Juli 2011, Perwakilan BKKBN Jawa Timur menerima kunjungan Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara selama dua hari (28-29 Juli 2011) yang  dipimpin langsung  Kepala Perwakilan BKKBN Sultra H. Siswanto, SH, MM. Kunjungan dalam rangka Capacity Building ini diawali dengan senam pagi bersama yang dihelat di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Jatim diikuti seluruh karyawan Perwakilan BKKBN Jatim bersama tim Perwakilan Sulawesi Tenggara, suasana gembira dan akrab begitu terasa.

Tim kunjungan Sulawesi Tenggara sejumlah 70 orang tersebut diterima secara resmi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur Djuwartini, SKM, MM di ruang Lestari kantor BKKBN Jl. Airlangga 31-33 Surabaya. Selain ucapan selamat datang, dalam sambutan singkatnya, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim mengutarakan kegembiraan mendapat kunjungan dari Sulawesi Tenggara. Beliau berharap melalui kunjungan ini dapat diambil nilai – nilai kerja yang baik, dan tidak lupa pencapaian yang sudah diraih  Jawa Timur dapat memberikan inspirasi serta kontribusi positif bagi kinerja Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara yang dikenal unggul dalam KKP itu.

Dalam kesempatan yang sama, Ibu Kustiyah Wardhani,SS dari Bidang KB/KR memaparkan selayang pandang keberhasilan pelaksanaan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional  di provinsi Jawa Timur yang kini didiami oleh 37.637.411 jiwa. Antara lain ditandai dengan Pengendalian Laju Pertumbuhan Penduduk dan tercapainya angka fertilitas total. Angka Fertilitas total atau TFR adalah angka perkiraan jumlah rata-rata  anak yang dimiliki oleh seorang wanita selama masa reproduksinya. Di Jawa Timur,  dengan jumlah peserta KB 5.646.375  dari PUS 7.729.901, sudah mencapai “replacement level”, artinya setiap wanita digantikan oleh satu anak perempuannya untuk menjaga kelangsungan pergantian generasi yaitu 1,64 %. Kondisi tersebut tentu sangat menggembirakan karena tercermin dari hasil Sensus penduduk Tahun 2010. Artinya laju pertumbuhan penduduk di Jawa Timur sudah relatif stabil dalam periode sepuluh tahun terakhir yaitu 0,49 %.

Prestasi Provinsi Jawa Timur yang mendukung sukses program KKB Jawa Timur antara lain dengan dicapainya penghargaan MURI untuk Pelayanan Medis Operative Pria (MOP) di Kabupaten Situbondo sebanyak 340 akseptor, Pelayanan Alat Kontrasepsi IUD se Jawa Timur sebanyak 24.262 akseptor, pelayanan alat kontrasepsi implant di Kabupaten Bojonegoro sebanyak 6.011 akseptor, serta dianugerahkannya penghargaan Lencana Manggala Karya Kencana dari Kepala BKKBN kepada Bapak Gubernur Jawa Timur  dan Bupati Bojonegoro.

Melengkapinya, tidak ketinggalan Kepala KB dan Pemberdayaan Perempuan Situbondo,  Drs. Syaifullah, juga turut berbagi pengalaman mengenai  keberhasilan Situbondo dalam menggaet akseptor KB Pria terutama dengan metode MOP (vasektomi). Dimana dalam hal ini peran tokoh agama juga sangat penting dalam menggerakkan minat serta memotivasi masyarakat untuk mengikuti program ini.

Selain megunjungi Perwakilan BKKBN Jatim, Tim Capacity Building dari Sulawesi Tenggara juga mengunjungi kelompok UPPKS unggulan di Sidoarjo, PIK Mahasiswa  di Universitas Surabaya, kemudian menutup kunjungannya dengan meninjau kantor KB dan  Pemberdayaan Perempuan (PP) Kota Surabaya. (AT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *