ToT Pendataan Keluarga Bagi Kepala UPT: Deputi ADPIN dan Kaper BKKBN Jatim Jelaskan Dukungan Penuh Untuk Sukseskan Pendataan Keluarga 2015

TOT Pendataan Keluarga 2015

ToT Pendataan Keluarga Bagi Kepala UPT: Deputi ADPIN dan Kaper BKKBN Jatim Jelaskan Dukungan Penuh Untuk Sukseskan Pendataan Keluarga 2015

BKKBN Jatim – Menyambut pelaksanaan Pendataan Keluarga 2015 yang akan dilaksanakan serentak secara nasional pada bulan Mei mendatang, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur terus memantapkan diri. Kali ini, kegiatan yang dilangsungkan adalah Pelatihan Pendataan Keluarga bagi Kepala UPT/Koordinator PLKB di Jawa Timur.

Pelatihan dilaksanakan pada 13 s/d 17 April 2015. Sekitar 160 peserta sangat antusias mengikuti kegiatan yang diadakan serentak di Bidang Latbang, Balai Diklat KKB Malang dan Balai Diklat KKB Jember. Peserta di Bidang Latbang berasal dari Kota Surabaya, Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sumenep. Pada Balai Diklat KKB Malang, peserta yang ada berasal dari Kota Blitar, Kota Malang, Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Magetan. Untuk lokasi di Balai Diklat Jember, peserta berasal dari Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Blitar, Kota Madiun, Kota Mojokerto dan Kota Batu.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi tentang berbagai hal mengenai Pendataan Keluarga tahun 2015. Harapannya, nantinya para Ka.UPT yang notabene akan menjabat sebagai manajer bagi para PLKB dalam kegiatan Pendataan Keluarga bisa memahami dengan benar tentang operasional Pendataan Keluarga. Selain itu, nantinya mereka akan melatih para PLKB dengan materi serupa.

Selain mendapatkan materi dari pihak Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, peserta mendapatkan paparan materi secara langsung dari Deputi ADPIN BKKBN Pusat, dr.Abidinsyah Siregar, DHSM. M.Kes pada Kamis (16/4). Ia menjelaskan pentingnya Pendataan Keluarga Tahun 2015 ini. “Bedanya antara pendataan yang kita lakukan dengan instansi-instansi lain terletak pada pemanfaatan hasilnya. Melalui hasil pendataan Keluarga, kita bisa membuat peta kerja dan intervensi program yang berguna bagi kemajuan masyarakat,” kata Abidinsyah.

Lebih lanjut, ia juga berpesan agar nantinya pada kader pendata bisa melakukan pendataan dengan penuh tanggung jawab. “Jangan sampai ada PJJ (Pendataan Jarak Jauh). Kader wajib mendatangi dan mendata secara langsung satu persatu keluarga yang ada di wilayahnya. Data yang benar adalah data yang valid, bermanfaat, berkualitas dan bertanggung jawab,” pesan Abidinsyah.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa TImur, Ir.Dwi Listyawardani, M.Sc, Dip.Com menuturkan adanya dukungan penuh dari BKKBN Jatim berkaitan dengan alokasi anggaran yang besar dan harapannya. “Jawa Timur mengalokasikan anggaran cukup besar yaitu sekitar 40% dari total DIPA kami. Oleh karena itu, marilah bersama-sama berupaya untuk mempersiapkan pendataan dan melaksanakan pendataan dengan maksimal agar data yang dihasilkan benar-benar akurat,” papar Dani (Sapaan akrabnya).

Sumber: Bidang ADPIN Perwakilan BKKBN Jatim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *