Wakil Gubernur Jatim Himbau Kader Tetap Semangat dan Profesional

Wakil Gubernur Jatim Himbau Kader Tetap Semangat dan Profesional

“Kader KB saya harap tetap semangat, walaupun dukungan pemerintah masih belum sesuai harapan, harus bersemangat dan tidak mengurangi tekad untuk terus bekerja secara profesional,” hal itu diutarakan Wakil Gubernur Jawa Timur Drs H. Saifullah Yusuf saat memberikan arahan pada acara Temu Kader Kampung KB Provinsi Jawa Timur di Hotel Crown Victoria Kabupaten Tulungagung,  Selasa (22/03) kemarin.

Pria yang kerap dipanggil Gus Ipul ini menyampaikan, kader sebagai ujung tombak program keluarga berencana mempunyai peran penting untuk mengajak serta mendampingi masyarakat sehingga bersedia dan aktif ikut program keluarga berencana.

Dalam paparanya diutarakan, apabila dikendalikan dengan baik maka pada tahun 2035 penduduk Jawa Timur diperkirakan menjadi 41 juta jiwa, namun bila tidak terkendali jumlah penduduk diproyeksikan berkembang dua kali lipat dari jumlah penduduk saat ini.

“Kalau sekarang di Jawa Timur ada 38 juta jiwa, bisa jadi 60 juta jiwa. Kalau saat ini penduduk Indonesia 250 juta,  bisa menjadi 500 juta jiwa. Bayangkan Indonesia dihuni 500 juta jiwa, sementara bumi-nya tidak berkembang. Akibatnya muncul tekanan yang memicu krisis pangan, krisis energi dan lain sebagainya,” jelasnya.

Gus Ipul melanjutkan, Laju pertumbuhan penduduk (LPP) Jawa Timur saat ini di bawah rata – rata nasional. “Sudah bagus, tapi perlu lebih ditingkatkan lagi. Meskipun secara persentase tergolong kecil dibanding provinsi lain yang rata – rata di atas 1 persen, kalau dihitung lebih rinci, angka kelahiran pertahun di Jawa Timur masih sekitar 25,5 ribu jiwa. Itu sangat besar dan ikut mempengaruhi laju pertumbuhan penduduk nasional.  Untuk itu program pembentukan Kampung KB di daerah – daerah diharapkan efektif dalam menekan potensi ledakan jumlah penduduk di Jawa Timur maupun nasional.”

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Ir. Dwi Listyawardani, M. Sc. Dip. Com menambahkan pencanangan Kampung KB akan terus dilaksanakan di kabupaten kota di Jawa Timur.

“Baru – baru ini Kampung KB dicanangkan di Sidoarjo, Insyaallah di Tulungagung akan dicanangkan pada 30 Maret mendatang. Pada kesempatan ini kita kumpulkan kadernya dulu, untuk memperkuat pemahaman dan memberi motivasi agar kader lebih bersemangat mensukseskan Kampung KB” ujarnya.

“Kampung KB menerapkan pendekatan dari bawah, ini merupakan pelaksanaan nawacita ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran, membangun dari desa. Selama ini sebenarnya sudah kita laksanakan, namun kita akan galakkan lagi sehingga pencapaian program KB merata dan menyeluruh di desa – desa yang ada di Jawa Timur,” lanjut Dani.

Hal ini disambut baik Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, SE, yang juga hadir dalam acara tersebut. “Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatakan kompetensi kader dalam pengelolaan Kampung KB, mengingat kader – kader ini adalah sukarelawan yang menjadi ujung tombak keberhasilan program keluarga berencana,” papar Syahri Mulyo.

“Di Tulungagung pencanangan Kampung KB akan dilaksanakan di Dusun Sinei, Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir. Dusun ini berada di daerah pantai dan sebagian besar penduduknya adalah nelayan,” lanjut Syahri.

Selain paparan terkait Kampung KB yang disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Temu Kader Kampung KB yang dihadiri sedikitnya dua ribu kader dari wilayah Tulungagung, Kediri, Blitar dan Trenggalek tersebut dimeriahkan hiburan campursari, duo komedian Tulungagung Joklithik – Jokluthuk serta vokalis Setia Band Charly Van Houten.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Forum Pimpinan Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan seluruh Kepala SKPD di wilayah Tulungagung.

Di akhir acara Gus Ipul berpesan agar kader tidak bosan belajar. “Kader harus punya ilmu yang cukup, sebagian besar sudah dibekali pelatihan, namun jangan berhenti sampai disitu. Cari informasi dan ilmu baru melalui buku, melalui berbagai media. Jangan gaptek agar tidak ketinggalan dari yang lain.”

“Kembangkan dan buka jaringan seluas – luasnya, gunakan teknologi agar cepat dan mudah dalam bekerja, jangan  lupa kader harus tetap memelihara idealisme yang tinggi,” pesannya.

Sumber : Umum Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *