WAYANG PURWA BERBAHASA INDONESIA KAMPANYEKAN KIE PROGRAM KKB DI JEMBER

WAYANG PURWA BERBAHASA INDONESIA KAMPANYEKAN KIE PROGRAM KKB DI JEMBER

Wayang purwa kreasi para pujangga leluhur kita, telah berhasil tampil sebagai tontonan indah dan tuntunan yang telah mampu membangun budi pekerti dan menciptakan masyarakat yang santun dan berbudaya tinggi.

Keindahan tontonan dan keluhuran tuntunan itulah yang menyebabkan wayang mendapatkan penghargaan UNESCO sebagai bentuk kesenian luar biasa warisan dari Bangsa Indonesia untuk seluruh umat manusia di dunia.

Modernisasi telah merubah sikap rakyat Indonesia terhadap wayang. Jangankan generasi muda seluruh Indonesia, generasi muda jawapun sudah banyak yang tidak mengerti bahasa Jawa, akibatnya pertunjukan wayang kurang diminati.

Pertunjukan wayang dilakukan semalam suntuk, lebih kurang delapan jam. Durasi pertunjukan yang lama tidak cocok lagi dengan kemajuan jaman, terlalu melelahkan dan membuang waktu.

Wayang purwa akan menjadi tontonannya para lansia dari jawa, kita akan rugi sebab akan kehilangan tontonan yang indah dikagumi oleh dunia dan kehilangan salah satu mediapembangun karakter bangsa.

Oleh sebab itu dicari terobosan baru dengan menggunakan media wayang purwa mempergunakan pengantar berbahasa Indonesia dan berdurasi waktu pertunjukan pendek dengan  sedikit penyederhanaan penampilan, biaya pertunjukan akan menjadi murah, semua ini digagas oleh Pedalangan Nusantara(DANU)

Melalui Festival Pedalangan Nusantara berbahasa Indonesa durasi 2 jam dilaksanakan di Jember pada tanggal 20 – 24 Juli 2011, Penyelenggara Pedalangan Nusantara (DANU) Yayasan Karya Bhakti bersama pendukung dari berbagai Instansi Kementrian dan BKKBN.

Hasil dari Festival Pedalangan Nusantara, memperhatikan kualitas peserta  perlu ada peningkatan  pada aspek penguasaan Bahasa Indonesia yang baik, benar dan indah; penguasaan nilai-nilai filsafat dan nilai budaya luhur bangsa; kuangnya penguasaan materi akselerasi program pembangunan pemerintah salah satunya Program Kependudukan dan KB.

BKKBN melalui Perwakilan BKKBN Jawa Timur bekerjasama dengan Pedalangan Nusantara (DANU) melalui Yayasan Karya Bhakti bersama-sama menyelenggarakan PELATIHAN KOMUNIKASI INFORMASI DAN EDUKASI (KIE)  PROGRAM KEPENDUDUKAN & KELUARGA BERENCANA BAGI DALANG NUSANTARA DI JAWA TIMUR, pada tanggal 9 November 2011 dan bertempat di Balai Diklat KKB Jember – Jawa Timur, diikuti oleh 50 orang Dalang anggota PEPADI dan DANU. Pemateri kegiatan pelatihan dari Perwakilan BKKBN Provinsi, Universitas Negeri Jember Prof. Ayu Sutarto,Seniman dan Budayawan, Prof. Bambang W, DR  Agus Sariono, MHum serta Pembina Pedalangan Nusantara Pusat (DANU) dr. Subagyo Partodiharjo.

Pelatihan KIE Program Kependudukan dan KB bagi Pedalangan Nusantara (DANU) diharapkan dapat memberikan dampak yang luas terhadap pembangunan bangsa dan negara kita, melalui media tradisional ini pesan-pesan pembangunan pemerintah dapat diterima dan dipahami oleh lapisan masyarakat, karena dengan berkesenian kita dapat berpartisipasi dalam Program Kependudukan dan Keluarga Berencana serta segala permasalahannya kepada masyarakat melalui para dalang wayang purwa dengan berbahasa Indonesia yang dapat dimengerti dan dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Penutupan Pelatihan KIE bagi Dalang Nusantara oleh dr. Subagyo Partodiharjo Anggota DPR-RI Komisi IX sebagai Pembina Pedalangan Nusantara Pusat, sekaligus dilaksanakan Pagelaran Wayang Purwa durasi 3 jam hasil dari pelatihan dengan lakon WAHYU KATENTREMAN. (by apro-jmbr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *