BKKBN Jatim Fokuskan Akslerasi Capaian MDG’s

BKKBN Jatim Fokuskan Akslerasi Capaian MDG’s

Melalui Program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi

Percepatan pencapaian target Millenium Development Goals (MDGs) 2015 merupakan seuatu tantangan yang membutuhkan semangat dan peran seluruh pihak. Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) menunjukkan meskipun terdapat peningkatan pemakaian kontrasepsi dari 54 persen (SDKI 1997) menjadi 57,4 persen (SDKI 2007) namun tidak berarti bahwa semua Pasangan Usia Subur (PUS) masih belum terlayani kebutuhan ber-KB nya (unmetneed). Masih banyak keluarga miskin / Pra Sejahtera yang belum dan KS I yang belum terpenuhi kebutuhan kontrasepsinya dengan alasan sosial, ekonomi, psikologis dan kultur.

Hal tersebut yang akan dibahas dalam Pertemuan Koordinasi yang diselenggarakan Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional (BKKBN) Perwakilan Jawa Timur bersama instansi terkait lainnya di seluruh tingkat kabupaten dan kota di Jawa Timur, mulai dari Asisten Kesejahteraan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala SKPD KB, Direktur Rumah Sakit Umum dan Daerah, serta lembaga-lembaga lain yang terkait dengan pelayanan KB di Jawa Timur.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Djuwartini, SKM, MM, mengatakan BKKBN Jatim ingin membangun komitmen bersama dengan jajaran Pemda dan Dinas Instansi terkait lainnya agar memberi dukungan dalam proses pencapaian tersebut.

“KB adalah program hulu, kalau hulunya tidak ditata dengan baik maka otomatis akan mempengaruhi program hilir, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, ketersediaan pangan dan sebagainya. Nantinya bisa berimbas kemana-mana,” terang Djuwartini di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Jum’at (22 /2).

Dengan diselenggarakannya pertemua koordinasi dalam rangka percepatan pencapaian MDGs melalui Program KB dan KR, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan KB Pasca Persalinan dan Pasca Keguguran di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan KB sekaligus berdampak pada menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Jawa Timur.

Sumber : Harian Surya edisi Selasa, 26 Januari 2013

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *