BKKBN Tak Hanya Mengendalikan Jumlah Penduduk Tetapi Juga Membangun Keluarga

BKKBN Tak Hanya Mengendalikan Jumlah Penduduk Tetapi Juga Membangun Keluarga

“Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sekarang ini tidak hanya bertugas untuk mengendalikan jumlah penduduk, tetapi juga memiliki program untuk membangun keluarga Indonesia agar menjadi keluarga berkualitas dan sejahtera.” Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Pendidikan, Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN DR. Sanjoyo, M.Sc di depan Dosen Pembimbing Lapangan dan para mahasiswa Universitas Surabaya (UNESA) yang akan melakukan KKN Tahun Ajaran 2014 di Gedung LPPM Unesa Ketintang Surabaya. “Untuk itu, program KKN ini menjadi sangat penting untuk dititipi muatan program BKKBN, guna disosialisasikan kepada masyarakat luas, terutama yang ada di desa-desa dengan bertatap muka langsung, sehingga masyarakat akan lebih bisa memahami” imbuh Deputi. Disampaikan lebih lanjut, mahasiswa bisa menambah pengetahuan tentang Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga melalui PIK Mahasiswa yang sudah ada di Unesa. Deputi berpesan, agar disampaikan kepada warga di desa, bahwa keluarga dengan jumlah anggota yang sedikit, keluarga tersebut akan bisa lebih leluasa dalam upaya untuk meningkatkan kualitas anggota keluarganya, akan bisa lebih mampu untuk membiayai anak dalam upaya meningkatkan pendidikan sampai ke perguruan tinggi. Sebaliknya dengan anak yang banyak, keluarga tersebut akan kesulitan untuk menyekolahkan putra-putranya sampai perguruan tinggi. Dengan anggota keluarga yang memiliki SDM yang berkualitas, keluarga tersebut akan mampu bersaing dengan masyarakat yang lain. Acara yang dikemas dalam bingkai Sosialisasi Penyuluhan Keluarga Berencana dalam rangka Pendidikan dan Pelatihan KKN Unesa 2014 terwujud atas kerjasama BKKBN Pusat dengan LPPM Unesa. Sosialisasi diikuti sekitar 150 mahasiswa. Hadir dalam pembukaan antara lain Rektor Unesa Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd. Kepala LPPM Unesa Prof. Dr. Ir. I Wayan Susila, MT, Kabid ADPIN Waluyo Ajeng L, S.ST. MM, Kabid Balatbang Drs. Ec Agus P. Proklamasi, MM dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur. Sementara Rektor Unesa Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd dalam sambutannya mengingatkan kepada mahasiswa dalam hal melaksanakan Keluarga Berencana ; terapkan dulu kepada diri sendiri sebelum mensosialisasikan kepada orang lain. Misalnya untuk berkeluarga, harus dipersiapkan dan direncanakan yang baik, kapan harus menikah, kapan punya anak, punya anak berapa ?. Harus disesuaikan dengan kondisi dan situasi. Jangan asal saja. “Jumlah mahasiswa Unesa saat ini ada sekitar 29.000, kalau semua merencanakan dengan baik dalam berkeluarga, sangat bagus, akan menjadi teladan bagi masyarakat yang lain. Jangan sampai belum memiliki penghasilan sudah menikah” kata Rektor. Sementara Kepala LPPM Unesa Prof. Dr. Ir. I Wayan Susila, MT, melaporkan bahwa KKN Unesa 2014 akan diikuti oleh sekitar 4.000 peserta, dilakukan di 5 Kabupaten dengan lima pilar kegiatan, yakni pilar pendidikan, kesehatan, ekonomi, lingkungan dan agama/budaya. “Muatan program BKKBN sangat sesuai dengan pilar kegiatan KKN Unesa. Di tahun depan program KB ini bisa lebih dikembangkan lagi, tidak cukup hanya disosialisasikan, tetapi dimasukkan dalam kurikulum” ujarnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *