Bocah SD sudah tak takut Aborsi

Bocah SD sudah tak takut Aborsi

SURABAYA l SURYA Online- Meski belum ada angka yang resmi menyangkut tingginya tingkat aborsi di Surabaya, namun pelaku aborsi saat ini sudah banyak dilakukan remaja. Bahkan bocah SD di Surabaya juga tak takut lagi aborsi.

Demikian disampaikan dr IGN Darmawan Budianto SpKJ yang ditemui usai menjadi pembicara dalam seminar Remaja, Sex dan Aborsi di Universitas Surabaya (Ubaya), Sabtu (26/3). Kegiatan ini digelar oleh Pusat Informasi Konseling dan Kesehatan Rerproduksi Mahasiswa Ubaya dan BKKBN Provinsi Jatim.

“Kami belum memiliki angka pasti mengenai aborsi di Surabaya. Namun dapat kami pastikan angkanya terus meningkat. Yang membuat kita semakin prihatin, ternyata remaja kita sampai bocah SD sudah tak takut aborsi,” jelas mantan Ketua Komite Medik RSJ Menur ini.

Pelaku aborsi di Surabaya didominasi perempuan dewasa yang sudah menikah hingga 60 persen. Sisanya, 40 persen perempuan usia remaja (usia 13 sampai 18 tahun). Mereka biasanya mendatangi klinik dan rumah sakit yang ilegal menyediakan praktik tersebut. Selain itu juga ke dukun bayi.

Faktor utama aborsi adalah hamil di luar nikah. Selain itu mereka merasa mendapat dukungan karena saat ini tersedia klinik yang menyediakan jasa aborsi. Biayanya pun cukup terjangkau antara Rp 2 juta-Rp 5 juta. “Kita melihat, zaman dan teknologi seakan memberikan inspirasi kepada remaja kita untuk berpacaran hingga kebablasan,” imbuh Srisiuni Sugoto, psikolog Ubaya. fai

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *