Grebek Pasar Perkuat Program KKB

Grebek Pasar Perkuat Program KKB

 

Grebek Pasar (Gerakan Pemberdayaan Keluarga Pas Sasaran) yang dilakukan Badan Kependudukan dan Keluarga Berenacana Nasional (BKKBN) dinilai efektif dalam mencapai program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB). Acara Grebek Pasar yang digelar di Pasar Balong Kab Ponorogo selama dua hari mulai tanggal 3-4 November 2012 ini mendapatkan respon positif dari ribuan masyarakat Kab Ponorogo.

Deputi Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN Pusat, Drs Hardiyanto menyatakan, acara Grebek Pasar di Kab Ponorogo merupakan kegiatan baru BKKBN Pusat yang dilakukan di sepuluh provinsi di Indonesia.

Menurutnya, serangkaian kegiatan Grebek Pasar ini bertujuan untuk, pertama mempercepat pencapaian program KKB melalui intensifikasi dan ekssitensi KIE program KKB. Kedua, meningkatkan akses informasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) program KKB baik melalui Mobil Pelayanan (Mupen) KKB maupun radio.

Ketiga, meningkatkan cakupan pelayanan KB terutama untuk Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Keempat, meningkatkan komitmen stakeholder dan mitra kerja dalam program KKB. Kelima, meningkatkan motivasi pengelola dan tenaga lini lapangan. Keenam, meningkatkan manajemen operasional program KKB. ”Jadi enam target ini yang akan kita capai dalam kegaitan Grebek Pasar,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hardiyanto mengungkapkan, dalam kegiatan Grebek Pasar ini BKKBN menggelar beberapa acara seperti pelayanan pemasangan alat kontrasepsi KB (Implan, IUD, vasektomi, red)di Mobil Pelayanan KB. Selain itu juga, mengadakan dialog interaktif dengan tokoh masyarakat dan kader KB, melakukan sosialisasi program KKB di sekolah-sekolah yang ada di sekitar pasar, temu Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan pagelaran wayang kulit.

”Beberapa kegiatan ini yang kita hadirkan selama pelaksanaan Grebek Pasar, dengan tujuan untuk menarik minat masyarakat setempat agar mengikuti pelayanan program KB. Minimal masyarakat yang datang dapat mengetahui program KB,” ujarnya.

Kepala BKKBN Jatim, Djuwartini mengatakan, sebagai perwakilan BKKBN Jatim pihaknya mendukung penuh acara Grebek Pasar. Menurutnya, dengan koordinasi yang baik antara BKKBN dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo acar Grebek Pasar dapat berjalan dengan baik. ”Terus terang saya bangga dengan target yang ditetapkan pada acara Grebek Pasar yaitu melayani 300 lebih aksepetor,” tuturnya.
Menurutnya, dengan jumlah pelayanan IUD 60 akseptor, Implan 300 akseptor dan MOP 4 orang menandakan antusias masyarakat Ponorogo sangat tinggi. ”Kalau warga tidak senang dengan program KB maka masyarakat yang datang untuk mendaftar pelayanan KB kesehatan akan  sedikit,” tegasnya. [dna]

Sumber : http://www.harianbhirawa.co.id/ekonomi/54946-grebek-pasar-perkuat-program-kkb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *