Ibu Djuwartini SKM, MM, Tekankan 4 hal dalam Revitalisasi Program & Manajemen Intern BKKBN Jatim

Ibu Djuwartini SKM, MM, Tekankan 4 hal dalam Revitalisasi Program & Manajemen Intern BKKBN Jatim

“Rangkaian panjang revitalisasi program KB baru saja dimulai. Dengan tambahan tugas penyerasian kebijakan kependudukan dan pembangunan keluarga, langkah kita masih sangat panjang, untuk mengembalikan gema program KB yang pernah jaya.” Demikian disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Djuwartini, SKM, MM saat memberikan sambutan pada acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pejabat Eselon III BKKBN Jatim,  Selasa (27/12). Acara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan ini menetapkan Agus Putro Proklamasi, MM sebagai Sekretaris Badan Perwakilan BKKBN Jatim dan menggantikan posisi Agus sebelumnya adalah Edi Arismanto, SH,M. HUM sebagai Kepala Balai Diklat KKB Jember.

Djuwartini menegaskan, bahwa pergantian jabatan merupakan hal yang lumrah dalam setiap instansi. Hal ini merupakan salah satu bentuk perubahan dalam instansi yang dilaksanakan salah satunya guna meningkatkan kinerja karyawan. Terkait pelaksanaan revitalisasi Program KKB dan manajemen internal BKKBN Jatim, beliau menghimbau semua karyawan agar di  tahun 2012 mendatang dapat melakukan perubahan-perubahan dalam melaksanakan tugas program KKB dengan menekankan pada empat hal.

Yang pertama yakni penerapan Manajemen Hati. Ini berarti dalam melaksanakan  tugas para karyawan harus mengingat tanggungjawabnya kepada hukum formal, nilai-nilai sosial dan yang terpenting  tanggungjawab terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Dengan berlandaskan pada tiga tanggungjawab tersebut,  diharap tiap karyawan  akan dapat menjaga dirinya dari tindakan menyimpang atau kurang terpuji dalam implementasi tugas masing-masing.

Yang kedua, Perubahan Manajemen Internal. Hal ini sudah berjalan tetapi penerapannya perlu ditingkatkan sehingga tiap saat karyawan dapat memantau sampai dimana implementasi pelaksanaan program di bidangnya masing-masing, apa saja yang sudah berhasil dicapai dan program mana saja yang belum terealisasi.

Ketiga adalah Membangun Manajemen Berbasis IT. “Semua yang dibutuhkan, sepertihardware sudah siap, sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak dapat menjawab tantangan manajemen berbasis IT”, tegas beliau.

Yang keempat, dan merupakan  faktor penting yang menentukan, ketiga hal diatas harus ditunjang  dengan Kualitas atau Kompetensi SDM. Kompetensi SDM akan menjadi luar biasa apabila tidak hanya ditunjang dari segi teknis saja melainkan juga dilengkapi kompetensi non teknis seperti mindset yang bagus dengan berlandaskan pada hati nurani, nilai-nilai keimanan dan pengendalian diri. Tidak lupa pula penerapan budaya kerja CUK (Cerdas, ulet dan kemitraan) harus menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan kegiatan. “Apabila semua ini dapat dipadukan maka manajemen internal kita pasti hebat.” Imbuh Djuwartini.

Selain keempat hal diatas, yang harus menjadi perhatian yakni Perubahan dalam StrategiProgram KKB. Menurut Djuwartini, tahun 2011 ini Pelayanan Bidang KB harus dikedepankan dalam mengejar ketertinggalan dan unmetneed. Tahun 2012  diharapkan dapat terus fokus pada penggarapan KB yang sudah mantap ditambah pemantapan penggarapan Bidang KSPK (Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga). Sejalan dengan penggarapan bidang-bidang tersebut, tugas baru kependudukan juga harus dijalankan. Rangkul mitra dari kalangan pemerintahan, swasta, LSM sampai pada masyarakat untuk ikut serta membantu implementasi kebijakan kependudukan. Dan hal ini juga harus didukung  dengan pembangunan keluarga.

Terkait pembangunan keluarga, di tahun 2012 BKKBN akan mencoba mengembangkan model  PUSYANGATRA  atau Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera, yang penggarapannya akan diseminarkan di tingkat pusat pada 4 Januari 2012 mendatang. PUSYANGATRA ini  dasarnya bertujuan memfasilitasi dan memberikan pendampingan pada keluarga untuk memperoleh layanan konseling dalam berbagai permasalahan keluarga.

Mengakhiri sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim berpesan agar setiap karyawan dapat berupaya maksimal dan senantiasa bekerja keras untuk bisa menata kembali program KKB sehingga program KKB menjadi program unggulan nasional. Bagi pejabat yang baru saja dilantik beliau mengharapkan agar keduanya dapat mengemban dengan baik setiap tugas-tugas di BKKBN Jawa Timur yang semakin lama tidak berkurang tetapi kian bertambah. (humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *