Kapsul KB Pria Tinggal Selangkah

Kapsul KB Pria Tinggal Selangkah

Penelitian daun gendarusa sebagai bahan baku pembuatan kapsul untuk kontrasepsi pria tinggal selangkah lagi, kapsul KB Pria akan segera menjadi kenyataan. Penelitian yang dilakukan oleh Tim Riset dari Unair ini sudah memasuki tahap akhir. Sekarang, kapsul gendarusa sedang diujicobakan untuk 350 pria responden.

Demikian dikatakan DR. Bambang Prayoga EW, MSi.Apt, Ketua Tim Peneliti Gendarusa kepada wartawan bkkbnjatim.com di sela-sela mendampingi tim wartawan TV PBS Newshour-Amerika meliput kesuksesan spektakuler pembuatan obat herbal untuk KB pria  pertama di dunia.

“Saat ini kami sedang meneliti keampuhan kasul KB pria ini pada 350 responden. Setelah ini berhasil, baru kita mintakan pada BP POM untuk medapat ijin kelayakan produksi secara besar-besaran” ujar DR. Bambang di tengah kebun gendarusa milik petani di desa Sumberringin desa Segunung, Kecamatan Dlanggu Kabupaten Mojokerto (25/6).

Penelitian panjang yang dilakukan sejak tahun 1987 dengan menghabiskan dana sedikitnya Rp. 10 milyar ini, berawal dari informasi kebiasaan pria di Papua yang menggunakan rebusan daun gendarusa sebagai obat dalam upaya untuk mencegah kehamilan istri. Tim peneliti gendarusa terdiri dari BKKBN dan PUSNA, Fakultas Kedoktkeran Unair serta Fakultas Farmasi Unair.

“Hampir dua puluh lima tahun penelitian daun gendarusa sebagai alat kontrasepsi pria kami lakukan,” ujar DR. Bambang yang mengetuai 9 peneliti lain.

Tahun 2012 diharapkan kapsul herbal KB untuk pria ini sudah bisa masuk pasar. Temuan luar biasa yang disponsori BKKBN ini tak ayal akan menarik perhatian dunia. Kasul KB Pria ditemukan di Negara dengan penduduk nomer empat di dunia, (Indonesia,red), di Surabaya. Media massa dari luar negeri, baik media elektronik maupun media cetak akan berduyun-duyun mengadakan peliputan penemuan kapsul KB pria. Herbal KB pria yang masih dalam penelitan saja, sudah menarik banyak media luar negeri yang meliput proses pembuatan kontrasepsi oral pria tersebut.

“Selain TV dari Amerika ini, banyak media luar negeri yang sudah meliput, antara lain dari London, Swis, Perancis dan lain-lain,” imbuh dr. Dyan Pramesti, SP.And salah satu anggota peneliti yang ikut mendampingi liputan dari TV PBS Newshour Amerika.

Menurut dr Dyan, penelitian penggunaan kasul herbal gendarusa saat ini sudah memasuki tahap yang ketiga. Dalam penelitian tahap ketiga ini, kapsul gendarusa diujicobakan pada 350 pria beristri dengan usia 25 -40 tahun. Responden bertempat tinggal di Yogyakarta, Kota Batu, Banyuwangi, Gresik dan Surabaya.

Diterangkan oleh dokter andrologi ini bahwa pada awal penelitian, kapsul gendarusa baru efektif menurunkan kualitas sperma pria setelah diminum oleh responden selama 108 hari. Uji coba pertama dilakukan pada 36 responden. Selanjutnya pada uji coba kedua dilakukan pada 120 orang dengan penurunan waktu minum kapsul menjadi 70 hari. Pada uji coba kedua setelah 70 hari sperma pria melemah sehingga tidak mampu menembus masuk sel telur. Pada ujicoba terakhir, yakni ujicoba yang ketiga, dilakukan kepada 350 orang, dengan penurunan lagi lama minum herbal gendarusa yakni selama 30 hari. Pemanfaatan gendarusa sebagai kontrasepsi pria, pada penelitian sekarang disesuaikan dengan masa subur istri responden masing-masing. Saat masa subur, gendarausa sudah efektif bekerja melemahkan sperma pria.

“Tiap kasul herbal yang diminum responden berisi saripati gendarusa 350 mg, sehari responden minum satu kapsul,” terang DR. Bambang.

Selama ini pucuk daun gendarusa diperoleh dari Karuji warga Pacet Mojokerto, sebagai pengepul tanaman obat. Karuji sendiri mengumpulkan daun yang hidup diwilayah Asia Selatan ini dari hutan di sekitar  Pacet, serta sedikit ditanam secara khusus di pekarangan rumah, karena daun gendarusa ini hampir tak pernah digunakan sebagai obat oleh masyarakat setempat. Daun dari Karuji kemudian dikirim ke pabrik jamu PT Sido Jodo di Mojokerto untuk dikeringkan secara khusus dan dijadikan serbuk. Dari serbuk inilah, Tim Peneliti dari Unair mengolah dan memproses gendarusa menjadi bubuk herbal yang bisa digunakan untuk kontrasepsi pria.

“Proses pengambilan sari gendarusa  dan memilah senyawa yang dikandung, merupakan proses yang belum diketahui dunia luar” cetus  DR. Bambang Prayoga EW, Msi.Apt. Hasil proses yang didukung sepenuhnya oleh BKKBN ini nantinya akan diproduksi secara besar-besaran oleh pabrik obat Indofarma Cibitung.

Gendarosa dikenal masyarakat, selain mampu menurunkan kualitas sperma pria, juga biasa digunakan untuk obat radang otak dan stres. Juga mempunyai efek menambah napsu makan dan pada beberapa kasus mampu meningkatkan libido pria. Hanya saja, gendarusa tidak boleh dimakan sembarangan karena akan menimbulkan efek mual sampai muntah-muntah. Pemanfaatan gendarusa harus diolah lebih dahulu seperti direbus untuk diminum airnya.

Seperti diketahui, liputan TV PBS Newshour dari Amerika dilakukan dua hari, hari pertama dilakukan di Pacet dan PT Sido Jodo Mojokerto. Pada hari kedua dilakukan di laboratorium farmasi Unair dan kepada para responden. Peliput terdiri dari empat orang yakni Mary Jo  Brooks (producer), Denis Levkovich (cameraman), Ray Suarez (coresponden) dan Sarah Sayekti (producer lokal). Peliputan pembuatan kapsul herbal KB pria, dilakukan sejak dari pemetikan daun gendarusa di kebun dan hutan didaerah Pacet, pengeringan sampai menjadi bubuk di parbik jamu PT Sido Jodo, pemrosesan menjadi obat herbal di laboratorium Unair sampai penggunaan produk sebagai kapsul KB pria. Di Surabaya (at)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *