KB Penting Untuk Meraih Keluarga Sejahtera

KB Penting Untuk Meraih Keluarga Sejahtera

 

“Program Keluarga Berencana penting untuk me-manage keluarga dalam rangka menggapai kehidupan keluarga yang sejahtera.  Keluarga keluarga yang sejahtera akan  menjadikan bangsa  yang kuat, seterusnya akan  menjadikan negara yang kuat juga.”

Demikian dikatakan Bupati Malang, H. Rendra Kresna ketika memberikan sambutan pada peringatan Hari Keluarga XIX Kabupaten Malang yang diadakan di  lapangan Golf Karangkates Kalipare, Malang, 18 September 2012 baru-baru ini.

Peringatan Hari Keluarga di Malang dihadiri ribuan kader KB dan  kader kesehatan se-Kabupaten Malang tersebut juga dihadiri oleh Direktur Bina Kesertaan Keluarga Berencana Jalur Swasta dr. Muhammad Tri Tjahjadi, MPH serta Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur Djuwartini, SKM, MM serta segenap unsur pemerintahan  di Kabupaten Malang.

“Hari Keluarga diperingati setiap tahun untuk mengingatkan kepada setiap keluarga pentingnya keluarga sebagai lembaga terkecil masyarakat, keluarga harus diupayakan untuk hidup sejahtera, dan untuk meraih kehidupan yang sejahtera sudah barang tentu harus direncanakan  sejak akan masuk jenjang perkawinan, menata kelahiran putera, jarak kelahiran dan lain-lainnya,” ujar Bupati Rendra Kresna.

Diterangkan, Kabupaten Malang sebelumnya kurang memperhatikan penanganan program KB, sehingga angka kelahiran bayi naik cukup banyak. Tiga tahun lalu, kelahiran di Kabupaten Malang dalam satu tahun mencapai 50.000 kelahiran, dengan  angka harapan hidup 73 tahun. Setelah program KB digiatkan lagi, kini kelahiran bayi dalam satu tahun sudah menurun menjadi sekitar 40.000 per tahun. Demikian juga pasangan yang melangsungkan perkawinan, dalam satu tahun bisa mencapai 25.000 pasangan, kini setelah umur pernikahan yang ideal untuk wanita 21 tahun dan untuk pria 25 tahun disosialisasikan, angka perkawinan dalam satu tahun menurun menjadi 24.000 pasang.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada kader KB dan kesehatan yang telah berjuang mensukseskan program KB di Kabupaten Malang. Memang saya belum bisa memberi sesuatu yang berarti, tetapi paling tidak kabupaten Malang sudah memperhatikan masalah KB ini, dengan bukti kantor KB di Kabupaten Malang berdiri sendiri dengan nama Badan KB. Saya juga berterima kasih atas kiprah semua kader sehingga Kabupaten Malang mendapat anugrah  Manggala Karya Kencana, penghargaan di  bidang KB dari presiden” ujar Bupati Malang tersebut.

Semenara itu, Direktur Bina Kesertaan KB Jalur Swasta dr. Muhammad Tri tjahjadi, MPH ketika memberikan sambutan mengatakan, bahwa program KB tidak bisa lepas dari  partisipasi dari semua pihak, masalah KB bukan hanya menjadi  masalah negara, tetapi juga menjadi  masalah seluruh elemen masyarakat warga Indonesia. Oleh sebab itu seluruh  institusi masyarakat harus saling bahu – membahu dengan para petugas yang ada untuk mensukseskan program KB. Demikian pula dalam upaya untuk menciptakan keluarga sejahtera, semua institusi  juga harus berangkulan dengan seluruh elemen masyarakat, sehingga akan lahir generisi penerus yang unggul.

Kepala Badan KB Kabupaten Malang Sukowiyono, SH, MM  melaporkan dalam rangka peringatan hari Keluarga di Kabupaten Malang, dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan, antara lain pelayanan KB di 33 Kecamatan yang berhasil melayani  43.548 akseptor, juga lomba yel-yel KB, yang diselenggarakan di alun-alun desa Sukowilangun dan dimenangkan oleh tim dari  Kecamatan Gondang Legi. Selain itu, dilanjutkan dengan api unggun di lapangan desa yang dihadiri Bupati Malang.

Dalam kesempatan itu juga dieserahkan hadiah lomba, bantuan serta peralatan untuk mendukung pelaksanaan program KB di Kabupaten Malang. (AT/ Humas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *