Masih Banyak Yang Belum Paham Masalah Kependudukan

Masih Banyak Yang Belum Paham Masalah Kependudukan

Masalah kependudukan boleh dikatakan belum banyak dipahami oleh masyarakat, sehingga banyak yang kurang perhatian kepada masalah kependudukan. Sehingga tak heran kalau kita sulit untuk memberikan pencerahan atau mengajak mereka untuk mengerti masalah-masalah kependudukan.
Demikian diungkapkan Direktur Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Siswanto, SH, MM ketika memberikan sambutan dalam pembukaan Rakerda Koalisi Kependudukan provinsi Jawa Timur Tahun 2014 di Hotel Garden Palace Surabaya, 26 Agutus 2014. Hadir dalam acara ini dan menjadi nara sumber Ketua Koalisi Kependudukan Pusat Dr. Sonny Harry B Harmadi.

“Kurangnya perhatian dari para pengambil keputusan, menyebabkan sulitnya pembentukan koalisi kependudukan di daerah. Kalaupun sudah terbentuk, mereka sulit bergerak karena kerepotan masalah dana, dan belum bisa menghasilkan sesuatu yang penting untuk mempengaruhi pembangunan di Kabupaten/kota atau provinsi bersangkutan . Pembangunan yang memperhatikan masalah-masalah kependudukan” ujar pak Siswanto.

 

 

Rakerda  Koalisi Kependudukan Jawa Timur yang ke tiga, menunjukkan kalau Jawa Timur mampu mengembangkan organisasi Koalisi Kependudukan, imbuhnya. Masih menurut pak Siswanto, kalau Jawa Timur bisa bergerak, ini akan menjadi pendorong bagi provinsi lain. Karena Jawa Timur selalu menjadi baro mater.
Seperti yang dilaporkan oleh Sekjen Koalisi Kependudukan Jatim Bambang Eko Afianto, di Jawa Timur sekarang sudah terbentuk 22 Koalisi Kependudukan di Kabupaten Kota dari  38 kabupaten/kota yang ada. Namun dalam kiprahnya belum semua bisa seperti yang diharapkan, karena kurangnya pemahaman secara mendalam masalah-masalah kependudukan.

Rakerda  dua hari yang diikuti oleh sekitar 74 orang tersebut antara lain diisi dengan penyajian materi dari Koalisi Kependudukan pusat, Kota Mojokerto,  KK Provinsi Jatim serta evaluasi kinerja koalisi kependudukan  Jatim. Rakerda diteruskan dengan Seminar Kependudukan, materi seminar  disampaikan oleh  Ketua Umum IPADI Pusat Prof. Dr. Prijono Tjiptoherijamto yang membawakan makalah dengan topik Penduduk dan Pembangunan serta materi oleh Ketua KK Pusat Dr. Sonny Harry B Harmadi yang mengulas mengenai”Investing in young people di Indonesia”. Seminar yang didahului dengan pelantikan IPADI Cabang Jawa Timur itu selain diikuti peserta Rakerda juga  Ka. SKPD KB Kab/Kota se Jatim, Mahasiswa, BKKBN Prov,  Pengurus IPADI Jatim.(AT). ***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *