Orientasi Kesehatan Reproduksi bagi Pendidik Sebaya Konselor Sebaya (PS/KS) se-Kabupaten Jombang

Orientasi Kesehatan Reproduksi bagi Pendidik Sebaya Konselor Sebaya (PS/KS) se-Kabupaten Jombang

“Orientasi Kesehatan Reproduksi  bagi Pendidik Sebaya Konselor Sebaya (PS/KS)  se-Kabupaten Jombang.”

Masa remaja adalah masa transisi dimana remaja mengalami perubahan fisik, biologis maupun psikisnya. Remaja memiliki sifat cenderung ingin tahu dan mencoba sesuatu yang baru. Kemajuan teknologi saat ini memberikan dampak yang cukup besar bagi sendi kehidupan manusia baik sisi positif maupun sisi negatif. Tidak terkecuali terhadap remaja. Akses informasi yang bebas dan yang bersifat negatif menjadikan kekhawatiran tersendiri di lingkungan remaja. Oleh karena kekhawatiran terhadap dampak negatif tersebut, BKKBN sebagai Badan yang salah satunya menangani masalah tumbuh kembang remaja sangat peduli terhadap perkembangan remaja. Pada tanggal 29 Juli 2011, di Gedung Bung Tomo Pemkab. Jombang diadakan acara “Orientasi Kesehatan Reproduksi  bagi Pendidik Sebaya Konselor Sebaya (PS/KS) se-Kabupaten Jombang yang diadakan oleh BPPKB Kab. Jombang.” Acara ini dihadiri oleh 36 kelompok Pusat Pelayanan Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) se-Kabupaten Jombang, sedangkan dari PIK Mahasiswa sebanyak 5 kelompok. Mereka memiliki kemampuan melakukan KIE (Komunikasi Informasi Edukasi) tentang Kesehatan Reproduksi Remaja/Mahasiswa (KRR/KRM). Penting sekali orang tua berperan dalam memberikan pengarahan kepada anaknya yang telah remaja. Namun, karena salah satu ciri remaja adalah cenderung lebih mendengarkan perkataan teman sebaya dibandingkan perkataan dari orang tua maka diharapkan PS/KS ini mempunyai kemampuan yang mumpuni dalam memberikan KIE kepada teman sebayanya.

Acara tersebut diisi oleh 3 orang Narasumber dari Dinkes diwakili oleh Ibu Ida dengan tema “ Tumbuh Kembang Remaja”, dari Kasat Reserse Narkoba Polres Jombang oleh KAP Choiruddin dengan tema “Penanggulangan Kejahatan Narkoba dan Dampak Buruk Penyalahgunaannya.” Serta narasumber dari Dekan Fakultas Psikologi Univ. Darul Ulum Jombang oleh Dr. Joko Santoso M, Psi.

Pemaparan dari Dinkes membahas tentang perkembangan remaja, pengetahuan alat reproduksi, serta dampak dan resiko terhadap perilaku remaja yang meyalahgunakan alat reproduksi, seperti semakin meningkatnya jumlah pengidap penyakit kelamin dan HIV/AIDS. Sedangkan pemaparan dari Kasat Reserse Narkoba  Polres Jombang menjelaskan tentang pengenalan NAPZA (Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif) jenis-jenis, bentuk, dampak yang ditimbulkan apabila mengkonsumsinya dan cara penanggulangan bagi pecandu Narkoba. Acara penutup adalah pemaparan dari Dekan Fakultas Psikologi Univ. Darul Ulum Jombang yang membahas tentang perlunya remaja memiliki jatidiri dengan mengeksplorasi kemampuan dirinya. Dengan pemaparan yang cukup sederhana menggunakan gambar-gambar, peserta diajak untuk berpikir dengan sederhana dengan harapan agar kedepannya dalam mengahadapi segala sesuatu remaja memiliki jati diri yang kuat dengan pemikiran yang logis.

Harapan dari terselenggaranya acara ini adalah agar PS/KS memiliki kemampuan yang baik dalam memberikan pengetahuan dalam lingkungan sebayanya, agar terhindar dari hal-hal negatif seperti penyalahgunaan alat reproduksi, obat-obatan terlarang serta agar remaja tidak sampai kehilangan jati diri dan hanya mengikuti trend gaya hidup yang negatif. (Oleh. Krisna)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *