Pameran dan Gelar Dagang Awali Rangkaian Peringatan Hari Keluarga

Pameran dan Gelar Dagang Awali Rangkaian Peringatan Hari Keluarga

Jawa Timur Buka 12 Stan

Rangkaian peringatan Hari Keluarga XIX tingkat nasional di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), hari Kamis (28/6) dimulai dengan pembukaan Pameran dan Gelar Dagang dari 33 provinsi di Indonesia yang dipusatkan di area bekas Bandara Selaparang, Mataram. Provinsi Jawa Timur, disponsori Tim Penggerak PKK Provinsi Jatim berpartisipasi dengan membuka 12 stan sekaligus. Dua belas stan tersebut masing-masing menampilkan keberhasilan program dan hasil kerajinan unggulan serta produk olahan makanan khas Jatim. Dalam kegiatan ini, Perwakilan BKKBN bekerjasama dengan Pemprov. Jatim, PKK, Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, kelompok UPPKS, UKM, koperasi binaan, hingga industri kecil.

“Untuk mengisi stan-stan tersebut kami bekerja sama dengan Pemprov Jatim” ujar Kabid Advokasi  Penggerakan  dan Informasi Waluyo Ajeng Lukitowati, SST, MM yang ikut memantau persiapan stan Jatim di NTB. “Khusus untuk Perwakilan BKKBN Jatim, kami mengisi dua stan yang menampilkan data keberhasilan program KKB dan hasil kelompok UPPKS di Jatim,” imbuhnya.

Pameran dan Gelar Dagang tersebut berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 28 sampai 30 Juni 2012. Pada hari Sabtu, (30/6) Wakil Presiden Boediono didampingi Herawati Boediono meninjau pameran dan gelar dagang ini setelah sebelumnya mengikuti acara Seremonial Puncak Peringatan Hari Keluarga XIX Tingkat Nasional 2012 di Eks-Bandara Selaparang tersebut. Herawati Budiono bahkan sempat singgah di stan Jatim dan membatik bersama Uswatun, Pengelola Kelompok UPPKS Sekar Ayu Tuban yang tahun ini memperoleh gelar Terbaik I dalam Lomba Pengelola UPPKS Provinsi Jawa Timur.

Ikut serta dalam rombongan Wapres sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II yakni Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, dan Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi. Tidak ketinggalan, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief, dan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat Vita Gamawan Fauzi.

Pada puncak peringatan Hari Keluarga XIX tersebut, Wakil Presiden Boediono menyatakan dalam sambutannya, keluarga adalah penentu kualitas bangsa. Keluarga yang sehat dan sejahtera adalah prasyarat bagi bangsa yang sehat dan sejahtera. “Karena dari keluarga -keluarga yang sehat dan sejahtera akan lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang handal,” jelasnya.

Menurut Wapres, dalam keluarga terbentuk  dasar-dasar karakter seorang manusia, anak -anak yang akan menjadi generasi penerus bangsa yang menjadi penerima estafet kepemimpinan bangsa. “Dalam keluarga kita membangun kualitas manusia, dalam arti yang utuh, mencakup kesehatan, pendidikan, ketrampilan, sikap dan karakter. Keluarga mempunyai peran sentral dalam membentuk semua hal tersebut, jadi kualitas manusia tergantung dari kualitas keluarga.”

Sementara itu, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief mengemukakan, secara kuantitas jumlah dan pertumbuhan penduduk di Indonesia masih cukup tinggi, bahkan terbesar keempat sedunia. Dengan laju pertambahan penduduk 1,49 per tahun, berarti di Indonesia setiap tahunnya masih ada pertambahan penduduk kurang lebih 4 juta jiwa.

Pertumbuhan penduduk yang pesat selain akan menjadi sumber kemiskinan, juga akan menghambat pertumbuhan ekonomi. Kondisi tersebut akan meningkatkan beban pemerintah, dalam penyediaan pemenuhan kebutuhan dasar penduduk, yaitu penyediaan pangan, layanan kesehatan, pendidikan, lapangan kerja, transportasi, energi dan lain-lain. Sugiri Syarief memperkirakan, apabila laju pertumbuhan penduduk Indonesia ke depan tidak dapat ditekan secara signifikan, dalam waktu kurang dari 50 tahun jumlah penduduk Indonesia akan meningkat dua kali lipat atau sekitar 475-500 juta jiwa. Hal ini harus mendapat perhatian semua komponen bangsa. Karena dapat berdampak pada berbagai persoalan sosial, mulai dari kesehatan penduduk, pendidikan, lapangan kerja, transportasi, dan banyak persoalan lainnya.

Peringatan Hari Keluarga tingkat nasional tahun ini mengambil tema “Dengan Semangat Hari Keluarga Kita Bangkitkan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional”. Selain membuka 12 stan, setidaknya 175 peserta dari Jawa Timur hadir pada puncak acara Hari Keluarga XIX di Mataram. Diantaranya Sekda Prov. Jatim, Rasiyo, M.Si beserta Ibu; Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Djuwartini SKM, MM; lintas sektor antara lain PKK, Dinas Koperasi, Disperindag, dan Kominfo; Bupati/ Walikota se Jatim, Kepala SKPD KB Kabupaten/ Kota; jajaran Eselon III dan IV Perwakilan BKKBN Jatim, serta para penerima penghargaan mulai dari dokter hingga kader.

Sementara itu, peringatan Hari Keluarga tingkat provinsi di Jawa Timur menurut rencana akan dipusatkan di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada 11 Juli 2012 mendatang. (AT/Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *