PELATIHAN KONSELING UNTUK KONSELOR SEBAYA

PELATIHAN KONSELING UNTUK KONSELOR SEBAYA

Dalam upaya meningkatkan peran fungsi Youth Peer Group dalam hal ini  anggota PIK-KRR yang telah mendapatkan pelatihan sebagai Pendidik Sebaya, perlu ditingkatkan kemampuannya untuk menjadi konselor sebaya.

Konselor sebaya adalah orang yang dapat memberikan konseling KRR bagi kelompok remaja sebayanya yang telah mengikuti pelatihan konseling KRR. Maksudnya Model konseling melalui optimalisasi potensi remaja yang memiliki kemampuan konseling. Dalam model ini remaja yang memiliki kemampuan konseling dijadikan sumber belajar (konselor) bagi remaja lain yang memiliki masalah. Model ini memanfaatkan remaja untuk menjadi mitra dalam menyelesaikan masalah teman yang mempunyai usia yang hampir sama atau ‘sebaya’. Melalui model konselor sebaya jarak antara konselor dengan konselee dapat didekatkan sehingga hambatan psikologis sosiologis yang menyebabkan remaja tertekan dapat dikurangi/dihilangkan.

 

Berdasarkan laporan dari Badan PP dan KB dari berbagai daerah Kab./Kota Jawa Timur jumlah Pendidik Sebaya yang belum dilatih cukup banyak. Oleh karena itu, Balai Diklat KBN Jember mengadakan pelatihan Konseling bagi Konselor Sebaya pada Tanggal 4 Mei s/d 7 mei 2010, yang diselenggarakan secara paralel (dua kelas)  dengan total peserta sebanyak 60 orang dari berbagai Kab/Kota di Jatim.

 

Acara pelatihan dibuka oleh Kepala BKKBN Prop. Jatim Drs. H. Muhammad Is, MM, didampingi Kepala Balai Diklat KBN Jember, Drs. Ec. Agus P. Proklamasi, MM. serta para pejabat struktural dan fungsional.

 

Dalam arahannya, memberikan ilustrasi yang menceritakan pengalaman-pengalaman beliau sewaktu remaja dan diharapkan hal ini dapat memotivasi peserta untuk benar-benar memanfaatkan pelatihan ini agar mereka trampil dalam memberikan konseling, trampil melakukan advokasi dan fasilitasi dan dapat merujuk klien kepada pihak yang lebih berwenang.

 

Materi yang disajikan dalam kegiatan pelatihan Konseling bagi Konselor Sebaya ini disampaikan oleh para fasilitator terampil diantaranya dari BKKBN Provinsi Jawa Timur, Kepala Bidang KB KR, Ibu Kustiyah Wardhani,S.Sos, Kasie Kesehatan Reproduksi Remaja, Ir. Soehudi Sanjoto, Ketua LPM Universitas Jember, DR. Sudarti, M. Kes, dan Ketua PIK-KRR Sketsa Jember, Reza Aditya Pratama, Para Widyaiswara Balai Diklat KB Nasional Jember, serta Ibu Nunung Shoma yang memberikan materi “Praktek Lifeskill” yaitu ketrampilan merangkai pernik-pernik semacam kristal untuk dibuat gelang, kalung dan accesoris lain.

 

Ditambah lagi, selesai pelatihan, pengurus PIK KRR terpilih per Kab./Kota diberikan 1 lembar papan nama (Banner) PIK Remaja ( sejumlah 19 lembar). Semoga dengan diadakannya pelatihan ini, mereka dapat memberi warna dan gebrakan baru bagi PIK-KRR sesuai dengan arahan Bapak Kepala BKKBN Prop. Jawa Timur saat pembukaan.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *