Pelayanan Rutin, BKKBN Jatim Gaet 118 Akseptor KB MOW di Banyuwangi

Pelayanan Rutin, BKKBN Jatim Gaet 118 Akseptor KB MOW di Banyuwangi

Sabtu, (16/6) bertempat di RSUD Genteng Banyuwangi, Perwakilan BKKBN Jatim kembali memfasilitasi kegiatan pelayanan KB gratis secara massal. Atas prakarsa dan permintaan yang diajukan Badan PPKB Banyuwangi, BKKBN Jatim bekerjasama dengan tim medis LANUD Iswahyudi Magetan, sukses menggaet 118 akseptor KB baru metode MOW (Medis Operatif Wanita) atau tubektomi dalam pelayanan sehari tersebut.

Pelayanan ini merupakan salah satu kegiatan pelayanan rutin yang biasa dilaksanakan Perwakilan BKKBN Jatim pada hari Sabtu atau Minggu. Tim Medis dari LANUD Iswahyudi yang dikomandani oleh dr. Yudi, SPOG pada pukul 07.00 WIB sudah mulai melakukan operasi  pada calon akseptor yang dengan antusias mendaftar sejak pukul 06.00 pagi.

Kasubid Kesehatan Reproduksi, Drs. Karnadi Sigit, M.Si yang mengikuti jalannnya kegiatan menyampaikan, pelayanan KB rutin yang dilaksanakan di Banyuwangi ini berjalan dengan sangat baik, terbukti dalam sehari sejumlah 118 wanita berhasil melakukan operasi tubektomi. Efek samping yang dialami para ibu pasca operasi tubektomi seperti pusing, mual atau muntah juga sedikit.

“Semua persyaratan administrasi calon akseptor sudah lengkap, proses screening yang antara lain terdiri dari pengisian inform consent, formulir K1, formulir K4, dan kartu MOW sudah dipersiapkan sebelumnya sehingga proses MOW cepat dan lancar. Semua persiapannya well organized, ini sangat membantu proses pelayanan,” imbuhnya.

Kepala Bidang KBKR (Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi), Dra. Sri Suparmi, MM menjelaskan, kegiatan pelayanan rutin seperti ini merupakan strategi yang sangat efektif untuk menjaring peserta KB baru terutama untuk pasangan usia subur di daerah-daerah yang selama ini belum terlayani dalam ber-KB. Oleh karena itu, pelayanan gratis secara massal bekerja sama dengan lintas sektor terus diintensifkan pelaksanaannya.

“Akhir minggu ini, tepatnya hari Jumat, Sabtu, tanggal 22 sampai 23 Juni, kami juga mengagendakan pelayanan rutin di Jember, masih untuk metode kontrasepsi MOW. Menurut rencana, kami akan melayani lebih dari 300 akseptor,” pungkasnya. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *