Perwakilan BKKBN Jatim Luncurkan Mobile Mural KKB

Perwakilan BKKBN Jatim Luncurkan Mobile Mural KKB

Ditandai dengan memecah kendi tirta prawitasari, Deputi Bidang Adpin BKKBN, Drs. Hardiyanto dan Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Djuwartini, SKM, MM  hari ini, Selasa (26/3) meluncurkan Mobile Mural dalam rangka Promosi Program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB) bertempat di depan Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Jalan Airlangga 31-33 Surabaya. Launching Mobile Mural KKB ini kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan konvoi keliling kota 2 buah kendaraan bus antar kota, 80 angkutan kota dan 60 becak, yang masing – masing bertuliskan, “KB dua anak Cukup” dan “Banyak Anak Banyak Repotnya”.

“Peluncuran KIE KKB melalui atau bus, angkot dan becak merupakan langkah yang sangat bagus untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat akan pentingnya ber KB dengan dua anak cukup, laki perempuan sama saja” ujar Deputi Bidang ADPIN, Drs. Hardiyanto sebelum memberangkatkan arak-arakan bus, angkot dan becak di Jl. Airlangga depan kantor Perwakilan BKKBN Jatim.

Drs. Hardiyanto mengingatkan, saat ini penduduk dunia sudah mencapai 7 milyar, dan Indonesia merupakan negara dengan penduduk paling banyak nomor empat di dunia dengan jumlah penduduk 250 juta jiwa. Sedangkan Jawa Timur dengan jumlah penduduk 38 juta jiwa adalah provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak ke dua setelah Jawa Barat yang memiliki penduduk 43 juta jiwa.

“Untuk itu kedepan kita harus mampu mengendalikan jumlah penduduk. Dan program KB ini tidak untuk membatasi jumlah anak, tapi untuk mengatur kelahiran yang berpengaruh besar pada kualitas anak – anak kita nantinya. Jangan sampai anak banyak tapi tidak berkualitas. Dengan memiliki dua anak dalam keluarga, lebih besar kemungkinan untuk menghasilkan generasi muda berkualitas, karena anak-anak mendapat pengasuhan dan gizi yang cukup,” ungkap Drs. Hardiyanto.

Kesempatan bertatap muka langsung dengan para pengemudi bus, angkot dan becak rupanya tidak disia – siakan oleh Deputi BKKBN yang piawai nembang campursari ini. Drs. Hardiyanto pun menawarkan kemudahan kepada bapak – bapak untuk mengikuti KB dengan metode jangka panjang MOP (Medis Operatif Pria) atau vasektomi.

“Saat ini yang ikut KB tidak hanya istri, para bapak atau suami pun bisa tampil ke depan dengan ikut KB vasektomi. Dan bapak – bapak disini jangan takut ikut MOP, karena MOP ini tidak sama dengan kebiri, rasanya lebih sakit saat dikhitan” ungkap Drs. Hardiyanto.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Djuwartini, SKM, MM menyampaikan, branding “KB 2 Anak Cukup” pada kendaraan bus, angkot dan becak dilakukan dalam rangka akselerasi kegiatan KIE (komunikasi, informasi dan edukasi) program KKB. Hal ini juga merupakan upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang program KKB. Menurut Djuwartini, saat ini sudah ada 2 buah bus antar kota, 100 angkot dan 110 becak yang menjadi media mobile mural KKB di Jawa Timur, khususnya di wilayah Surabaya. Nantinya akan ditambah 4 bus lagi sehingga jumlah keseluruhan ada 6 bus yang menjadi media promosi program KKB.

Mobile mural melalui media kendaraan bus, angkot dan becak merupakan inovasi dalam kegiatan promosi program KKB dan diharapkan dapat menggerakkan seluruh masyarakat untuk ikut serta menghidupkan kembali program KKB. Bahwa KB merupakan bagian dari kehidupannya dan menerapkan slogan “Dua Anak Cukup” itu adalah penting,” pungkasnya. (AT/Humas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *