Pesona Jawara MUPEN 2012 Mendapat Sambutan Hangat Masyarakat

Pesona Jawara MUPEN 2012 Mendapat Sambutan Hangat Masyarakat

 

Penggerakan Sasaran Operasional Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Jawa Madura (Pesona Jawara)  Mupen On The Road 2012 mendapat sambutan hangat dari masyarakat, mulai dari pejabat pemerintah, stakeholder hingga masyarakat di sepanjang jalan yang dilalui rombongan. Hal ini memberikan arti khusus bahwa program KKB  tetap mendapat perhatian dari khalayak luas.

Hal ini dikatakan Drs. Hardiyanto, Deputi Bidang Advokasi Pengerakan dan Informasi, didampingi Ketua Panitia Pesona Jawara MUPEN On The Road 2012, Dra. Hj. Paulina JS, MM, Kabid ADPIN Perwakilan BKKBN Jatim Waluyo Ajeng Lukitowati, S.St, MM dan Kasubid Advokasi KIE Dra. Maria Ernawati, MM saat istirahat makan siang di Surabaya, dalam perjalanan dari Ngawi menuju Sumenep. Rombongan ini sebelumnya dilepas Bupati Ngawi Ir. H Budi Sulistyono pada Selasa pagi, 8 Mei 2012.

Konvoi mobil penerangan KKB sebanyak 37 unit yang diberangkatkan sejak Kamis, 3 Mei 2012 dari Cilegon, Banten, sepanjang perjalanan membunyikan sirine dan Mars KB sehingga menarik perhatian masyarakat. Mars KB dan logo besar KB di badan mobil, mengingatkan masyarakat akan program Keluarga Berencana yang sangat bermanfaat untuk merencanakan keluarga kecil sejahtera. Para pejabat pemerintah seperti Gubenur Jabar, Gubernur Jateng, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan bupati/ walikota mengapresiasi baik konvoi ini dengan menyambut secara langsung kedatangan bahkan ikut melepas keberangkatan konvoi MUPEN ini di daerahnya masing-masing.

“Masalah penduduk adalah masalah hulu, kalau tidak ditangani dengan baik akan menimbulkan dampak permasalahan luar biasa  di hilir, seperti masalah lingkungan, masalah pangan, pendidikan, lapangan pekerjaan, masalah sosial, keamanan, ekonomi dan lain-lain”  ujar Drs. Hardiyanto yang terus mendampingi perjalanan Pesona Jawara MUPEN.

Untuk itu, menurut pria pencinta budaya Jawa tersebut, jumlah penduduk harus dikendalikan. Sesuai target MDG’s (Millenium Development Goals), TFR (Total Fertility Rate) Indonesia pada tahun 2015 adalah  2,1,  sedang saat ini masih 2,4.

“Untuk menurunkan 0,3 tidaklah gampang. Seandainya laju pertumbuhan penduduk stagnan seperti saat ini yaitu 1,49 maka penduduk Indonesia 50 tahun lagi akan mencapai dua kali lipat dari sekarang. Maka kita harus kerja keras, untuk menaikkan kesertaan ber-KB, dari sekarang sekitar 63 % dari PUS menjadi 70% dari PUS.” ujar Hardiyanto.

Salah satu rangkaian kegiatan Pesona Jawara MUPEN ini adalah diselenggarakannya pelayanan KB perusahaan khususnya yang jangka panjang agar bisa menurunkan TFR menjadi 2,1” imbuhnya. Pelayanan KB diadakan di Krakatau Steel Banten, Pupuk Kujang Karawang, Cocacola Ungaran, dan Petro Kimia Gresik.

Pagi ini, Kamis tanggal 10 Mei 2012, konvoi Pesona Jawara Mupen on The Road 2012 dilepas Bupati Sumenep Drs. KH. A. Busyro Karim M.Si menuju Gresik untuk mengikuti puncak acara yang menurut rencana akan dihadiri Kepala BKKBN Pusat dan Gubernur Jawa Timur, yang nantinya sekaligus menjadi penutup kegiatan Roadshow Pesona Jawara Mupen On The Road 2012.

Saat ini di seluruh Indonesia ada sekitar 380 Mobil Unit Penerangan Program KKB. Menurut rencana, bila Pesona Jawara MUPEN 2012 dinilai sukses maka akan diterapkan di luar Jawa. Diharapkan di setiap provinsi dapat mengadakan kegiatan serupa. (AT/Humas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *