Pribadi Tangguh, Kiat Antisipasi Tantangan Tahun 2013

Pribadi Tangguh, Kiat Antisipasi Tantangan Tahun 2013

Tidak hanya menyiapkan strategi dan inovasi baru dalam  operasional program Kependudukan dan Keluarga Berencana, menjawab tantangan yang semakin berat di tahun 2013, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur mengantisipasinya dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas mental spiritual bagi para karyawan. Baru – baru ini, tepatnya tanggal 10 sampai 11 Januari 2013, dihelat kegiatan Personal Assessment Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi bagi karyawan Eselon III, Eselon IV dan staf di Lingkungan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur. Minggu berikutnya, dilanjutkan dengan kegiatan Training Mission and Character Building yang diikuti seluruh karyawan di Lingkungan Perwakilan BKKBN Jatim total seluruhnya sebanyak 132 orang selama dua hari pada tanggal 18 hingga 19 Januari 2013. Termasuk di dalamnya karyawan Balai Pelatihan dan Pengembangan Surabaya, Balai Diklat Kependukan dan KB Malang serta Balai Diklat KKB Jember.

 

“Pengembangan pribadi karyawan yang bermutu unggul merupakan salah satu strategi yang harus dilaksanakan apabila suatu perusahaan, instansi atau badan ingin menjadi yang terbaik. Di tahun 2013, perlu pribadi yang tangguh untuk menghadapi setiap tantangan dalam pelaksanaan program KKB ke depan yang semakin berat. Untuk itu perlu pengelolaan SDM dengan berbasis kompetensi, salah satunya melalui personal assessment ini. Kompetensi pegawai yang terdiri dari kombinasi antara ketrampilan (skill), atribut personal, dan pengetahuan (knowledge) akan tercermin melalui perilaku kinerja (job behaviour) yang dapat diamati, diukur dan dievaluasi melalui serangkaian tes tertentu,” jelas Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Djuwartini, SKM, MM saat membuka kegiatan assessment.

 

Selama dua hari penuh, peserta assessment diminta untuk melakukan beberapa tugas seperti tes kematangan psikologi, tes wawancara, simulasi peran dalam diskusi kelompok (group discussion) dengan tema tertentu. Peserta juga diminta memecahkan suatu persoalan seperti pengambilan keputusan dan membuat skala prioritas pekerjaan dari bermacam – macam situasi  di suatu perusahaan melalui soal cerita. Serangkaian tes ini akan memberikan gambaran mengenai kompetensi kepemimpinan (leadership), kompetensi managerial, communication skills, problem solving skills, team skills, serta kemampuan dalam analytical thinking dan decision making pada diri masing – masing peserta assessment.

 

Sementara itu, membuka kegiatan Training Mission and Character Building yang dilaksanakan di Hotel Novotel Surabaya, Djuwartini menyampaikan bahwa dalam sebuah institusi atau lembaga, penanaman nilai – nilai positif di dalam diri setiap individu di dalamnya sangatlah penting. Utamanya penerapan nilai – nilai BKKBN yakni cerdas ulet dan kemitraan, yang didukung nilai positif lainnya seperti iman dan taqwa, kejujuran, disiplin serta integritas, harus senantiasa menjadi dasar bagi tiap karyawan dalam pelaksanaan setiap tugas atau kegiatan.

 

“Sebaik apapun sistem yang ada dalam sebuah lembaga, apabila individu sebagai pelaksananya berperilaku menyimpang, maka akan timbul ketidaknyamanan dan membawa dampak negatif. Olehnya itu, sangat penting untuk senantiasa menanamkan manajemen hati dalam melaksanakan setiap tugas yang menjadi tanggungjawab masing – masing. Penting sekali untuk membangun kesadaran akan nilai-nilai positif tersebut dari dalam hati yang terdalam (inner voice) sehingga setiap individu akan menjalankan nilai tersebut bukan lagi karena kewajiban, atau karena takut pada pimpinan, melainkan sebuah komitmen spiritual dan salah satu bentuk ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegas Djuwartini.

 

Seluruh karyawan tampak khidmat dan bersemangat mengikuti berbagai sesi dalam training selama dua hari tersebut. Tak jarang, peserta menitikkan air mata karena larut dalam ulasan materi yang disampaikan tim training. Namun tak sedikit peserta tertawa lepas saat tim training menyajikan games kocak namun sarat makna yang melibatkan partisipasi seluruh peserta.

 

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra. Suhartuti, MM mengungkapkan, kegiatan Training Mission and Character Building ini sangat bermanfaat untuk menanamkan paradigma kepada seluruh karyawan akan arti sebuah kebahagiaan melalui pelaksanakan pekerjaan atau tugas yang menjadi kewajiban masing – masing dengan semaksimal mungkin.

 

“Jika selama ini makna kebahagiaan hanya sesuatu yang bersifat materi dan emosional, melalui training ini peserta diajak menemukan kebahagiaan lainnya yaitu spiritual happiness, dimana bekerja dengan baik merupakan salah satu bentuk ibadah kita kepada sang Pencipta, sehingga hidup menjadi lebih bermakna dan bernilai,” ungkapnya. (Humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *