Saatnya Suami Ikut KB

Saatnya Suami Ikut KB

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional tengah mendorong para pria atau suami untuk ikut berperan aktif dalam program keluarga berencana atau KB.

“Sudah saatnya suami ikut program KB,” kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief di Jakarta, Kamis.

Ia menjelaskan, pada saat ini bukan hanya kaum perempuan atau istri yang ikut aktif dalam program KB namun para suami juga diharapkan peran sertanya.

“Untuk itu BKKBN tengah mengembangkan peran suami dalam program KB sebagai upaya membentuk keluarga kecil, bahagia dan sejahtera,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk menyosialisasikan KB bagi para pria masih banyak tantangan yang harus dihadapi salah satunya adalah anggapan masyarakat jika KB hanya menjadi urusan perempuan.

“Selain itu, program sosialisasi yang kita lakukan sebagian besar pesertanya adalah kaum perempuan padahal jika banyak kaum pria yang tahu lebih banyak soal program KB akan lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007 menunjukkan bahwa kesertaan KB pria hanya 1,5 persen dimana 1,3 persen menggunakan kondom dan 0,2 persen vasektomi. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh pilihan alat kontrasepsi bagi pria yang saat ini terbatas pada kondom dan vasektomi.

Dalam rangka meningkatkan frekuensi penyuluhan kepada kaum pria BKKBN mendorong daerah untuk mengembangkan kreativitasnya salah satunya membentuk paguyuban vasektomi. Menurut Sugiri, jika para pria ikut berperan aktif dalam program KB maka akan dapat membantu menekan laju pertumbuhan penduduk yang saat ini mencapai 1,49 persen dengan jumlah penduduk sekitar 240 juta.

Sumber : Antara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *