Sestama BKKBN Ir. Ambar Rahayu, MNS Kunjungi Pusyangatra Jatim

Sestama BKKBN Ir. Ambar Rahayu, MNS Kunjungi Pusyangatra Jatim

Dalam rangka Hari Keluarga Nasional XXI tahun 2014, Sekretaris Utama BKKBN, Ir. Ambar Rahayu, MNS mengunjungi Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Pusyan Gatra) Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur di Jl. Airlangga Surabaya. Pusyan Gatra Jawa Timur mendapat kehormatan di kunjungi orang ke dua di BKKBN itu karena dua kali berturut-turut tahun terakhir ini dinobatkan menjadi Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera terbaik di Indonesia.

Dalam rangka menyambut tamu para pejabat pusat tersebut Pusyan Gatra Jawa Timur menggelar pelayanan konseling untuk balita, remaja dan lansia. Pusyan Gatra yang diresmikan tahun 2012 ini memang berfungsi sebagai pusat pelayanan dan konseling, dengan berbagai kegiatan yang meliputi pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, komunikasi dan informasi atau konseling KB dan Kesehatan Reproduksi hingga tindakan pelayanan pemasangan seluruh alat kontrasepsi kecuali MOW (tubektomi) yang hanya dilayani di Rumah Sakit. Yang kedua adalah pelayanan Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, meliputi komunikasi, informasi, penyuluhan dan konseling Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Kesehatan Reproduksi Remaja, Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga.

Sekretaris Utama BKKBN, Ir. Ambar Rahayu, MNS usai peninjauan,   Rabu (11/6),  mengatakan Pusyan Gatra merupakan one stop service yang sebetulnya diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu yang memiliki informasi terbatas mengenai pemberdayaan keluarga, dimana semua pelayanan yang menyangkut keluarga sejahtera ada di dalamnya. Ambar meminta masyarakat memanfaatkan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS), sebuah wadah pelayanan terpadu bagi keluarga.

“Pusyan Gatra ini sarana konseling Keluarga Berencana (KB), pemberdayaan ekonomi keluarga, dan tempat rujukan, bagi mereka yang ingin mendapatkan informasi seputar keluarga. Dengan datang ke Pusyan Gatra, mereka datang ke saluran yang tepat,” kata Ir. Ambar Rahayu, MNS.

Untuk pelayannya disediakan klinik, dokter, dan psikolog. Kehadiran psikolog memungkinkan pasangan berkonsultasi mengenai masalah keluarga yang tengah di ambang perceraian atau remaja yang putus asa dalam hubungan emosional dengan lawan jenis. Termasuk konseling remaja dan konseling pemilihan alat KB. Untuk pelayanannya  merupakan hasil kerjasama dengan beberapa psikolog dan universitas. Mereka memberikan konseling kepada masyarakat. Bahkan ada psikolog yang secara sukarela membantu Pusyan Gatra, termasuk juga dinas terkait seperti  Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Perbankan.
“Tak hanya itu saja, tapi kami juga menyediakan pengembangan usaha untuk mayoritas keluarga tidak mampu sampai ke pola pengasuhan anak,” ungkapnya.

Dulu, pelayanan keluarga sejahtera masih sangat jarang, hingga BKKBN kemudian berinisiatif mengirimkan tim ke Kuala lumpur, Beijing, dan China untuk mengembangkan konsep pelayanan keluarga sejahtera tersebut di Indonesia. Pada 2013 lalu, BKKBN sudah mempunyai Pusyan Gatra di 33 provinsi (kecuali Kalimantan Utara) mendirikan Pusyan Gatra dengan Jawa Timur sebagai provinsi percontohan dengan meraih juara pertama tingkat nasional.

Ir. Ambar Rahayu, MNS berharap Pusyan Gatra ini dapat menjadi solusi untuk membentuk keluarga kecil bahagia, khususnya kalangan remaja dan pasangan belum menikah atau sudah menikah. Karena itu, Ambar menargetkan pendirian minimal dua Pusyan Gatra di seluruh kabupaten/kota tahun ini dan menghimbau keterlibatan swasta dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) seperti yang dilakukan Jatim. (AT/Humas Perwakilan Prof. Jatim). rangka Hari Keluarga Nasional XXI tahun 2014, Sekretaris Utama BKKBN, Ir. Ambar Rahayu, MNS mengunjungi Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (Pusyan Gatra) Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur di Jl. Airlangga Surabaya. Pusyan Gatra Jawa Timur mendapat kehormatan di kunjungi orang ke dua di BKKBN itu karena dua kali berturut-turut tahun terakhir ini dinobatkan menjadi Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera terbaik di Indonesia.

 

Dalam rangka menyambut tamu para pejabat pusat tersebut Pusyan Gatra Jawa Timur menggelar pelayanan konseling untuk balita, remaja dan lansia. Pusyan Gatra yang diresmikan tahun 2012 ini memang berfungsi sebagai pusat pelayanan dan konseling, dengan berbagai kegiatan yang meliputi pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi, komunikasi dan informasi atau konseling KB dan Kesehatan Reproduksi hingga tindakan pelayanan pemasangan seluruh alat kontrasepsi kecuali MOW (tubektomi) yang hanya dilayani di Rumah Sakit. Yang kedua adalah pelayanan Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga, meliputi komunikasi, informasi, penyuluhan dan konseling Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Kesehatan Reproduksi Remaja, Bina Keluarga Lansia (BKL) dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga.

Sekretaris Utama BKKBN, Ir. Ambar Rahayu, MNS usai peninjauan,   Rabu (11/6),  mengatakan Pusyan Gatra merupakan one stop service yang sebetulnya diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu yang memiliki informasi terbatas mengenai pemberdayaan keluarga, dimana semua pelayanan yang menyangkut keluarga sejahtera ada di dalamnya. Ambar meminta masyarakat memanfaatkan Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS), sebuah wadah pelayanan terpadu bagi keluarga.

“Pusyan Gatra ini sarana konseling Keluarga Berencana (KB), pemberdayaan ekonomi keluarga, dan tempat rujukan, bagi mereka yang ingin mendapatkan informasi seputar keluarga. Dengan datang ke Pusyan Gatra, mereka datang ke saluran yang tepat,” kata Ir. Ambar Rahayu, MNS.

Untuk pelayannya disediakan klinik, dokter, dan psikolog. Kehadiran psikolog memungkinkan pasangan berkonsultasi mengenai masalah keluarga yang tengah di ambang perceraian atau remaja yang putus asa dalam hubungan emosional dengan lawan jenis. Termasuk konseling remaja dan konseling pemilihan alat KB. Untuk pelayanannya  merupakan hasil kerjasama dengan beberapa psikolog dan universitas. Mereka memberikan konseling kepada masyarakat. Bahkan ada psikolog yang secara sukarela membantu Pusyan Gatra, termasuk juga dinas terkait seperti  Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Perbankan.
“Tak hanya itu saja, tapi kami juga menyediakan pengembangan usaha untuk mayoritas keluarga tidak mampu sampai ke pola pengasuhan anak,” ungkapnya.

Dulu, pelayanan keluarga sejahtera masih sangat jarang, hingga BKKBN kemudian berinisiatif mengirimkan tim ke Kuala lumpur, Beijing, dan China untuk mengembangkan konsep pelayanan keluarga sejahtera tersebut di Indonesia. Pada 2013 lalu, BKKBN sudah mempunyai Pusyan Gatra di 33 provinsi (kecuali Kalimantan Utara) mendirikan Pusyan Gatra dengan Jawa Timur sebagai provinsi percontohan dengan meraih juara pertama tingkat nasional.

Ir. Ambar Rahayu, MNS berharap Pusyan Gatra ini dapat menjadi solusi untuk membentuk keluarga kecil bahagia, khususnya kalangan remaja dan pasangan belum menikah atau sudah menikah. Karena itu, Ambar menargetkan pendirian minimal dua Pusyan Gatra di seluruh kabupaten/kota tahun ini dan menghimbau keterlibatan swasta dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) seperti yang dilakukan Jatim. (AT/Humas Perwakilan Prof. Jatim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *