Sestama Hadiri Sosialisasi Penerapan dan Penilaian Disiplin Pegawai Jatim

Sestama Hadiri Sosialisasi Penerapan dan Penilaian Disiplin Pegawai Jatim

Selama sehari penuh pegawai di lingkungan Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim mengikuti acara Sosialisasi Penerapan dan Penilaian Disiplin Pegawai. Acara yang berlangsung Kamis (06/09) itu dibuka secara resmi oleh Seketaris Utama BKKBN  Drs. Subagyo, MA di Hotel Ibis Surabaya.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Djuwartini melaporkan, acara ini diikuti tidak kurang dari 162 peserta yang terdiri dari pegawai Perwakilan BKKBN Jatim, Balai Diklat KKB Jember dan Malang.

Dalam arahannya Subagyo menekankan beberapa hal bagi seluruh pegawai.  Pertama, pentingnya bermitra. Tidak hanya dengan pihak dari luar instansi BKKBN, namun terutama dengan rekan sejawat. “Jika ada masalah pekerjaan, misalnya teman sekerja tidak masuk sementara pimpinan membutuhkan materi terkait pekerjaan yang ditangani pegawai yang tidak masuk, hal itu harus diinformasikan melalui rekan lain yang masuk. Jika tidak, tentu bisa menjadi masalah, padahal pimpinan membutuhkan segera.” jabarnya.

Ia juga menjelaskan, seorang pegawai harus loyal tetapi tidak Asal Bapak Senang (ABS). Loyal yang dimaksud, adalah loyal program, serta mempunyai mempunyai dedikasi yang tinggi. “Selain itu para pegawai tidak boleh anarkis, harus menjadi panutan masyarakat serta yang tidak boleh ketinggalan adalah jujur,” tegasnya.

Subagjo mengingatkan, tahun 2012 ini tinggal 4 bulan lagi. Dikemukakan pada Desember mendatang merupakan bulan evaluasi. Oleh karena itu pihaknya meminta memanfaatkan waktu selama empat bulan ini untuk segera menyelesaikan pekerjaan yang belum rampung.

Pada bagian lain arahannya ditegaskan, BKKBN berharap para pegawai bekerja secara proporsional. “Lebih bagus bila punya pegawai yang kurang pandai daripada dari pandai tapi minteri. Pegawai yang mau menghilangkan ketidakmampuannya dengan cara belajar, itu lebih baik,” katanya.

Mendukung hal tersebut, BKKBN punya program bagi para pegawainya, yakni mereka yang S1 bisa melanjutkan pendidikan lagi ke jenjang S2 dengan tugas belajar. Selain itu juga ada program sekolah ke luar negeri. “Apa yang dilakukan BKKBN nantinya juga untuk kebutuhan program,” tuturnya.

Dikemukakan pula, BKKBN mendukung reformasi birokrasi. Maka itu salah satunya dilaksanakan kegiatan Sosialisasi Penerapan dan Penilaian Disiplin Pegawai. Hadir memberikan pembinaan dari BKKBN Pusat adalah Kabag Kesejahteraan dan Disiplin Pegawai, Murdiyaningsih, SE, M.Si dan Kasubag Penilaian Kinerja Pegawai, Ria Rahayu, S.Si .

Dalam kegiatan tersebut, Djuwartini mengatakan, pihaknya telah melaksanakan zona integritas anti korupsi di lingkungan kantor BKKBN Jatim. “Berdasarkan hasil evaluasi tim pusat, lebih dari 90 persen pegawai siap menjalankan zona integritas anti korupsi,” katanya.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur menjelaskan, pihaknya akan mengawal program KKB di Jatim agar hasilnya maksimal dan bisa dipertanggung jawabkan. Oleh karena itu selanjutnya direncanakan pemberian reward dengan koridor aturan dan kompetensi yang dimiliki masing-masing pegawai. Dengan demikian diharapkan para pegawai dapat bertindak inovatif dan mampu terus mengembangkan diri ke arah lebih baik. (IPKKB/Humas).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *