Situbondo Meraih Otonomi Award 2011 Kategori Unik

Situbondo Meraih Otonomi Award 2011 Kategori Unik

Jawa Pos, Selasa 6 Desember 2011

Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik

DIRAIHNYA OA 2O11 kategori Unik oleh Situbondo tak lepas dari komitmen dan peran bupatinya. Apa yang melatar belakangi komitinen itu? Berikut petikan wawancara dengan Bupati Situbondo DADANG WIGIARTO.

Bagaimana Situbondo raih OA 2011?

Sebenamya, kami tidak menyangka program KB pria mendapat Otonomi Award. Kami hanya berkepentingan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui keluarga. Yang menarilk di Situbondo untuk tujuan kesejahteraan keluarga Pasangan usia subur memilih MOP. Ini menarik karena suami ikut KB sebagai bentuk kepedulian kepada pasangannya.

Kaitannya dengan pembangunan & layanan publik?

Secara umum, KB terkait erat dengan pembangnan. Sehebat apa pun keberhasilan ekonomi sebuah kabupaten, tanpa ada pengendalian jumlah penduduk akan sia-sia. Kita berkepentingan pertumbuhan penduduk tumbuh seimbang dengan laju pembangunan. Keterbatasan anggaran dan kemampuan penyediaan layanan tentu  akan berpengaruh terhadap kualitas layanan pemerintah, khususnya pada pendidikan dan kesehatan. Dengan jurnlah penduduk yang ideal dan terkendali, layanan publik bisa dioptimalkan.

Adakah kaitannya dengan kualitas SDM?

Pemda berkepentingan dengan peningkatan kualitas SDM di Situbondo. Keluarga kecil memiliki  potensi  lebih besar untuk menjadi keluarga berkualitas. Kesejahteraan hidup sangat mungkin ditingkatkan. Ini menyangkut manajemen keluarga agar hidup lebih berkualitas. Dalam skala luas, itu merupakan salah satu cara mengatasi kemiskinan. Keluarga kecil sejahtera berpotensi lebih baik dalam mendidik dan membesarkan anak ini sangat menentukan kualitas SDM mendatang.

Bagannana komitmen pemda ke depan?

Penguatan motivasi penyuluh KB tetap menjadi komitmen pemda. Insentif dan rewardbagi petugas KB menjadi perhatian. Selama ini, yang berhasil penyuluh mendapat insentif Rp 1 juta. Meski tidak seberapa, itu merupakan bentuk perhatian pemda terhadap para penyuluh agar memiliki motivasi yang kuat,  Selain itu kami terus menjalin kerjasama dengan masyarakat,ulama, camat, dan kepala desa Bahkan,kerjasama dengan TNl-AD dan perhatian  yang besar dari Pangdam V Brawijaya. (dadan/JPIP/c6/agm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *