Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk Lewat Kemitraan

Tekan Laju Pertumbuhan Penduduk Lewat Kemitraan

 

Kepanjen (10/05) – Pemerintah Kabupaten Malang terus berupaya menekan laju pertumbuhan penduduk di wilayah Kabupaten Malang. Salah satu aksi nyata yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang adalah Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang dilaksanakan oleh Badan Keluarga Berencana (KB) Kabupaten Malang yang bertajuk Melalui Kemitraan Kita Tingkatkan Kesertaan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Guna Menurunkan Laju Pertumbuhan Penduduk. Bertempat di Hall RM. Anda Dua, Jl Raya Mojosari Kepanjen, Kamis (10/05).

       Dalam sambutannya dihadapan peserta rapat yang berjumlah 160 orang, Bupati Malang H. Rendra Kresna menyampaikan bahwa seluruh unsur pemerintahan di Kabupaten Malang haruslah bersatu padu untuk mengatasi laju pertumbuhan penduduk. “Saya berharap tahun 2013 mendatang, jumlah penduduk di Kabupatan Malang tidak melonjak tajam. Untuk itu dalam Rakerda ini harus disusun strategi yang matang dan dipertajam,” kata Rendra.

       Ditambahkan, peserta yang terdiri dari Penyuluh Lapangan KB, Camat, Kepala Puskesmas, pegawai Badan KB dan mitra kerja memiliki tanggung jawab bersama dalam mengatasi laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Malang. Meski angka laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Malang hanya 0.78%, dan berada di bawah rata-rata Nasional atau kurang lebih sama dengan rata-rata Provinsi Jawa Timur, namun jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang mencapai hampir tiga juta jiwa, kondisinya perlu mendapat perhatian. Setidaknya 40 ribu bayi lahir di Kabupaten Malang tiap tahunnya.

       “Terkait upaya menekan laju pertumbuhan penduduk ini, keterlibatan para Camat haruslah diimbangi pula dengan keterlibatan Puskesmas. Dengan demikian, saya harapkan semua unsur pemerintahan tidak hanya bekerja berdasarkan tupoksinya saja. Laju pertumbuhan penduduk juga menjadi tugas bersama. Selain itu, Badan KB diharapkan memiliki strategi yang jelas. Salah satu strateginya adalah melalui peningkatan peserta KB MKJP ini,” tegas Rendra. Dengan strategi ini diharapkan semua tempat pelayanan KB lebih fokus pada pelayanan KB MKJP.

       Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan penghargaan kepada empat pengelola program KB terbaik. Yakni Kecamatan Donomulyo dengan kriteria pendewasaan usia perkawinan terbaik tingkat Kabupaten Malang tahun 2012, Klinik KB Puskesmas Turen dengan pencapaian peserta KB baru MKJP terbaik tingkat Kabupaten Malang tahun 2012, Kecamatan Ngantang atas entry data keluarga berbasis teknologi informasi (TI) terbaik tingkat Kabupaten Malang tahun 2012 serta Kecamatan Poncokusumo atas pencapaian peserta KB baru terbaik tingkat Kabupaten Malang 2012. (cak_f1q)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *