UPPKS Surabaya Semarakkan Pameran Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes Tahun 2011.

UPPKS Surabaya Semarakkan Pameran Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kes Tahun 2011.

Tiga Kelompok UPPKS dari Surabaya ikut semarakkan pemeran produk unggulan Jawa Timur yang diselenggarakan dalam rangka Pencangan Kesatuan Gerak PKK KB-Kesehatan tingkat Jawa Timur  di Empire PalaceJl. Embong Malang Surabaya (27/10).

Ketiga kelompok UPPKS tersebut yakni kelompok Nikmat dari Kecamatan Tandes, Kelompok UPPKS Yulifood dari Balongan dan Kelompok UPPKS Sekar Gading dari Kecamatan Tambak Sari Surabaya.

Kelompok UPPKS Nikmat memamerkan kue-kue basah bikinan para anggota. Anggota UPPKS Nikmat  berjumlah 11 orang dari kalangan keluarga Prasejahtera. Kue yang dipamerkan  cukup menarik minat pengunjung untuk membeli dan menikmati. Menurut salah satu anggota kelompok UPPKS Nikmat, Yayuk, kelompoknya dibina dua taun lalu dengan dibantu peralatan masak dan bahan baku pembuatan kuenya. Kini setiap hari kelompok Nikmat membuat kue basah yang dititipkan di kantin atau penjaja kue.

“Hasilnya lumayan, untuk tambahan pendapatan” ujar Yayuk. Selain membuat kue basah, kelompok Nikmat kini tengah mengembangkan produk lain, yakni membuat otak-otak bandeng yang cukup laris dipasaran.

“Kami juga menerima pesanan, kue apa saja kami buat” imbuh Nur Fadilah anggota kelompok Nikmat yang lain.

Beda lagi dengan produk kelompok UPPKS Yulifood. Kelompok ini membuat makanan olahan khusus untuk dijual di sekolah-sekolah seperti cilok, sosis, nuget, roti potong dll dengan warna warni yang menarik, beda dengan makanan olahan buatan pabrik,.

“Kami memang sengaja membuat produk yang berbeda” ujar Elisa, Ketua UPPKS Yulifood yang mendapat penghargaan juara I dari Walikota Surabaya. Yulifood mengumpulkan ibu-ibu disekitar Balongan untuk membuat makanan olahan dengan standar khusus yang telah ditentukan oleh Yulifood. Hasilnya kemudian dikirim ke UPPKS Yulifood untuk dipasarkan. Yulifood kini mendapat binaan dari PR Sampoerna.

“Kami setiap tiga bulan sekali dituntuk untuk membuat produk makan baru, agar anak-anak sekolah tidak bosan” terang Elisa.

Sedang kepompok UPPKS Sekar Gading memamerkan hasil produksi batik celup. Batik celup buatan Sekar Gading sudah mampu menembus pasar. Bahkan sudah dikirim ke Medan, Jakarta dan kota-kota lainnya. Dengan modal swadana, kelompok UPPKS dari keluarga-keluarga Prasejahtera ini terus berkresi sebatas kemampuan.

”Sebenarnya pesanan banyak, namun karena keterbatasn modal, tidak semua pesanan bisa segera kami penuhi” ujar Rini. Hasil karya UPPKS Sekar Gading per lembar dijual dengan harga Rp. 90.000,- sampai rp. 120.000,. Setiap minggu bisa menjual lebih dari lima lembar. (AT/humas).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *