Wakil Jatim Raih Harapan I Lomba Poster KKB Tingkat Nasional

Wakil Jatim Raih Harapan I Lomba Poster KKB Tingkat Nasional

Dari empat wakil Jawa Timur yang diberangkatkan  mengikuti lomba poster KKB yang diadakan  Solidaritas  Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) bekerja sama dengan BKKBN, Risky Amelia Putri dari SMK 11 Surabaya berhasil meraih Juara Harapan Umum untuk kategori SLTA.

“Keberhasilan ini merupakan prestasi yang cukup baik, mengingat persaingan para peserta lomba poster dari seluruh provinsi sangat ketat, karena karya-karya yang dibuat peserta bagus-bagus. Selain itu, persiapan Jatim untuk lomba ke tingkat nasional juga tidak lama.” ujar Suwarno StafBidang ADPIN yang mendampingi peserta Jatim ke Jakarta.  Selain Putri, peserta Jatim yang mengikuti lomba di  Jakarta adalah Fandy Ardiansyah (kategori umum), Yogi (kategoriMahasiswa) dan Risna (kategori SMP).

“Namun begitu, anak-anak gembira luar biasa, karena banyak mendapat pengalaman seperti ikut dialog bersama, bertemu kawan baru, di waktu luang juga bisa berkunjung ke tempat-tempat wisata di Jakarta” imbuh Suwarno.

Dalam Lomba Poster yang diharapkan akan diadakan setiap tahun ini, menjadi juara I Mahesa Denis (SMP/DKI Jakarta), Kadek Pipin Rahina Soethama (SMU/Bali), Ridwan Sakhe (Mahasiswa/Sulawesi Selatan) dan Rusli (Umum/Sulawesi Selatan).

Sementara itu acara yang diadakan di Taman Ismail Marzuki itu dibuka oleh Menkokesra Agung Laksono, dihadiri para Istri Menteri Kabinet Indonesia Bersatu serta para pejabat BKKBN pusat.

Dalam sambutanya Menko Kesra Agung Laksono mengingatkan  kepada para remaja agar benar-benar menjauhi kesenangan sesaat seperti mengonsumsi narkoba, pergaulan bebas yang pada akhirnya nanti mudah tertular HIV-AIDS.

“Raih masa depanmu dengan kerja keras dan berencana” ujar Menkokesra.

Sementara itu dalam kesempatan lain Menko Kesra  Agung Laksono mengingatkan bahwa  akhir Oktober dunia ramai menghitung komposisi penduduk yang sudah mencapai 7 miliar. Angka itu termasuk jumlah 10 hingga 11 ribu bayi yang lahir di Indonesia tepat tanggal 31 Oktober. Dengan angka ini, Menko Kesra RI Agung Laksono mengajak rakyat ikut mengendalikan pertumbuhan penduduk.

Menurutnya, meskipun tingkat perekonomian terus digenjot, pertumbuhan penduduk yang tak terkendali mampu menjadi beban. Untuk itu, Agung Laksono mengajak seluruh rakyat termasuk juga berbagai pihak untuk turut mengendalikan pertumbuhan penduduk. “Pertumbuhan penduduk di Indonesia harus segera dikendalikan,” kata Menko Kesra RI.

Pertumbuhan rata-rata sekarang, lanjut dia, mencapai 1,5 persen. Dan angka tersebut dalam tempo 30 hingga 40 tahun bisa menjadi dua sampai tiga kali lipat. Kini terdata, total jumlah penduduk Indonesia mencapai sekitar 241 juta orang.

Agung Laksono mengatakan, pengendalian pertumbuhan penduduk bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya, ia menyarankan untuk segera revitalisasi program KB (Keluarga Berebcana). Lain dari itu, revitalisasi program pengendalian penduduk juga diprediksi akan membantu mengantisipasi lonjakan jumlah penduduk. “Bisa dengan revitalisasi program KB dan revitalisasi program pengendalian penduduk,” terangnya. (AT/humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *