Warga Pakal Surabaya, Ramai-Ramai Vasektomi

Warga Pakal Surabaya, Ramai-Ramai Vasektomi

Pandangan masyarakat terhadap vasektomi makin positif, barangkali ini juga berkat Kabupaten Situbondo yang dua tahun berturut-turut memecahkan Rekor MURI untuk peserta vasektomi.
Masih segar dalam ingatan, pemecahan Rekor MURI vasektomi di Situbondo Juli 2011 lalu berjalan lancar. Bahkan testimoni dari para peserta banyak yang mengaku enjoy dan lebih ‘perkasa’ dari sebelumnya. Hal ini jugalah yang menginspirasi warga Pakal Surabaya, yang sudah tiga tahun ini berturut-turut mengikuti pelayanan vasektomi gratis secara masal yang difasilitasi Perwakilan BKKBN Jatim.
“Peserta tahun ini meningkat, sebanyak 24 orang, semua  minta dilayani vasektomi hari ini” ujar Kepala Pemberdayaan Masyarakat  dan Keluarga Berencana (Bapemas KB) Kota Surabaya, Dr. Ikhsan, S.Psi, MM (19/1). “Alhamdulillah masyarakat semakin  paham dengan vasektomi” imbuhnya. Dia pun berjanji akan terus mendorong peningkatkan peserta KB vasektomi di tahun-tahun mendatang.
Pelayanan vasektomi bertempat di halaman kantor Kecamatan Pakal, Surabaya, dan dilakukan di Mobil Unit Pelayanan KB Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim (MUYAN KB) yang saat itu dikomandani dr. Sofyan Rizalanda selaku Kasubid Bina Kesertaan KB Jalur Pemerintah dan Swasta BKKBN Perwakilan BKKBN Jatim. Menurut dr. Sofyan, untuk tindakan vasektomi, tiap orang diperkirakan hanya membutuhkan waktu paling lama sepuluh menit. Karena dokter hanya melakukan tindakan melubangi bagian dibawah kemaluan untuk memotong saluran sperma. Usai tindakan, lubang tak perlu dijahit hanya cukup diplester, akan pulih seperti sedia kala. “Tingkat kesakitan pada tindakan vasektomi atau KB Pria jangka panjang ini, hampir sama seperti digigit semut, lebih sakit khitan atau sunat.”  terangnya.
Selesai vasektomi  peserta diberi kondom. Karena setelah vasektomi, belum boleh digunakan untuk berhubungan suami istri tanpa kontrasepsi, masih ada sperma yang tersisa disaluran penis kurang lebih sampai dua puluh kali ejakulasi. (AT/humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *